Nasional

PERKUAT MEMORI KOLEKTIF BANGSA! KEMENDIKDASMEN SERAHKAN ARSIP STATIS

Jakarta, Maret.id — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyerahkan 139 arsip statis kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Langkah ini merupakan upaya untuk memperkuat pelestarian memori kolektif bangsa serta meningkatkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Pentingnya Arsip Statis dalam Sejarah Bangsa

Penyerahan arsip berlangsung di Jakarta pada 26 Mei 2026. Keberadaan arsip statis ini memiliki nilai sejarah yang tinggi serta pertanggungjawaban nasional yang tidak boleh diabaikan. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menuturkan bahwa arsip merupakan ingatan kolektif institusi dan merekam perjalanan pembangunan pendidikan nasional.

“Arsip adalah aset yang menjelaskan upaya mewujudkan pendidikan bermutu. Apa yang dilakukan hari ini menjadi catatan sejarah penting,” ujar Suharti dalam keterangan tertulis yang diterima oleh media.

Strategi Pengelolaan dan Digitalisasi Arsip

Arsip yang diserahkan terdiri dari 137 arsip pendidikan dan dua arsip kebahasaan. Menurut Suharti, arsip pendidikan dan kebahasaan adalah dokumen strategis yang bermanfaat untuk aktivitas riset dan penyusunan kebijakan pendidikan. Kemendikdasmen juga berkomitmen untuk terus meningkatkan digitalisasi pengelolaan arsip.

“Kami melakukan transformasi untuk meningkatkan akses dan pemanfaatan informasi. Arsip ini harus dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat,” kata Suharti.

Kepala Biro Umum dan PBJ Kemendikdasmen, Herdiana, juga menegaskan bahwa semua arsip yang diserahkan telah melalui proses verifikasi yang ketat sesuai dengan kaidah kearsipan yang berlaku. Hal ini bertujuan untuk memastikan kualitas dan integritas informasi yang tersimpan.

Apresiasi dari ANRI dan Pencapaian Kemendikdasmen

Kepala ANRI, Mego Pinandito, mengapresiasi konsistensi Kemendikdasmen dalam menyerahkan arsip sejak tahun 2008. Ia menekankan bahwa arsip pendidikan memiliki nilai strategis bagi pembangunan bangsa.

“Arsip ini bukan sekadar rekaman administrasi. Ini adalah memori kolektif bangsa yang dapat digunakan untuk pembelajaran dan penguatan kebijakan,” ungkap Mego.

ANRI juga memberikan penghargaan atas capaian pengelolaan arsip oleh Kemendikdasmen. Pada periode pengawasan kearsipan tahun 2025, Kemendikdasmen berhasil meraih kategori AA yang menunjukkan pengelolaan arsip yang sangat memuaskan.

Dengan langkah ini, diharapkan Kemendikdasmen dapat terus memperkuat pengelolaan arsip yang lebih baik. Ini menjadi bagian penting dalam urusan pendidikan di Indonesia dan memperkuat posisi sejarah bagi generasi mendatang. Arsip yang baik akan menjadi fondasi yang kokoh untuk pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button