Guru Besar UIN Soroti Makna Hari Lahir Pancasila dan Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia!

Jakarta, Maret.id — Peringatan Hari Lahir Pancasila pada tahun 2026 dipandang memiliki makna strategis yang penting bagi masa depan Indonesia dan peradaban dunia. Hal ini disampaikan oleh Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie dalam sebuah diskusi di Jakarta baru-baru ini.
Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian
Tema nasional yang diusung, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menegaskan pentingnya Pancasila sebagai nilai hidup yang selaras dengan tantangan global saat ini. Menurut Tholabi, Pancasila memiliki peranan yang krusial dalam mengatasi konflik kemanusiaan, krisis moral, serta disrupsi teknologi yang terus meningkat.
Indonesia, dengan ribuan pulau dan ratusan etnik, menunjukkan bahwa keberagaman justru dapat menjadi sumber energi untuk persatuan, kerja sama, dan solidaritas. Dalam konteks tersebut, Pancasila bukan hanya sekedar ideologi negara, tetapi juga menjadi etika publik yang membentuk tatanan kehidupan masyarakat yang damai dan bermartabat.
Relevansi Pancasila di Era Digital
Tholabi menilai, nilai-nilai Pancasila tetap relevan di tengah situasi dunia yang tegang akibat konflik geopolitik dan meningkatnya intoleransi. Prinsip-prinsip seperti musyawarah dan keadilan sosial merupakan sumbangsih Indonesia untuk memperkuat peradaban global dengan nilai-nilai yang lebih beradab.
Peringatan Hari Lahir Pancasila, menurutnya, seharusnya tidak hanya dipahami sebagai acara seremonial tahunan. Ini juga merupakan kesempatan untuk melakukan refleksi kebangsaan, memperkuat komitmen terhadap persatuan dan tanggung jawab global.
Pendidikan Karakter dan Tanggung Jawab Generasi Muda
Dalam era perkembangan teknologi yang pesat, termasuk kecerdasan buatan dan budaya digital, Tholabi menekankan pentingnya Pancasila sebagai kompas moral bagi bangsa. Ia menekankan bahwa teknologi harus dikelola dengan arah etik, agar kemajuan digital tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Generasi muda dihadapkan pada tantangan untuk dapat membangun kebijaksanaan dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan yang ada di masyarakat. Pendidikan karakter yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila dinilai sebagai langkah penting dalam menghadapi tantangan global saat ini.
Dengan demikian, peringatan Hari Lahir Pancasila pada tahun 2026 menjadi momentun penting dalam memperkuat jati diri bangsa dan meningkatkan kesadaran kolektif mengenai tanggung jawab sosial, kemanusiaan, dan komitmen terhadap perdamaian di kancah internasional.





