Prabowo Tegaskan: Pertumbuhan Ekonomi Harus Dirasakan Adil oleh Semua Rakyat!

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya Pancasila sebagai landasan dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Pernyataannya disampaikan dalam perayaan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung di Kementerian Luar Negeri pada Senin, 1 April 2026.
Pancasila Sebagai Pedoman Ekonomi
Prabowo menekankan bahwa Pancasila tidak hanya sekadar dokumen sejarah atau slogan dalam upacara kenegaraan. Menurutnya, Pancasila harus dijadikan pedoman dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam membangun sistem ekonomi nasional yang berkelanjutan.
“Salah satu tantangan besar bagi bangsa Indonesia saat ini adalah memastikan pembangunan ekonomi kita benar-benar berjalan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” ungkap Prabowo. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk jujur dalam menilai kondisi yang dihadapi saat ini.
Evaluasi Pertumbuhan Ekonomi
Meskipun perekonomian Indonesia menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa dekade terakhir, Prabowo mengingatkan pentingnya evaluasi mengenai apakah hasil pertumbuhan tersebut merata dan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. “Selama beberapa dasawarsa terakhir Indonesia memang tumbuh. Namun, apakah pertumbuhan itu sudah merata? Sudahkah dirasakan secara adil oleh seluruh rakyat? Mari kita jujur melihat kenyataan sekarang,” tegasnya.
Presiden juga menjelaskan perlunya memperhatikan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, negara ini memiliki potensi besar berupa sumber daya alam yang dapat mendukung perkembangan ekonomi global, mulai dari mineral hingga produk pertanian.
Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia
Prabowo menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu produsen terbesar berbagai komoditas penting yang dibutuhkan dunia modern. Ia menjelaskan, “Kita memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa. Indonesia adalah salah satu produsen terbesar bagi komoditas-komoditas penting seperti tembaga, timah, emas, dan logam tanah jarang.”
Lebih lanjut, ia juga menyoroti bahwa Indonesia adalah produsen kelapa sawit, batu bara, dan nikel, serta berbagai komoditas pertanian lainnya yang sangat dibutuhkan. “Kita harus memanfaatkan potensi ini dengan bijak dan bertanggung jawab agar dapat memberikan manfaat yang adil bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Prabowo berharap agar semua elemen bangsa dapat bekerja sama dalam mewujudkan ekonomi yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila, sehingga tercipta pembangunan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam konteks ini, Pancasila bukan hanya menjadi filosofi, tetapi juga menjadi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari.





