Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada 6 Tokoh Berpengaruh!

Jakarta, Maret.id — Pada Senin, 1 Juni 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dalam bidang pemerintahan yang berkaitan dengan pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan kelautan serta perikanan. Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada enam tokoh yang dianggap telah berkontribusi signifikan terhadap sektor kelautan dan perikanan di Indonesia.
Keputusan Presiden
Pemberian penghargaan ini tertuang dalam Keputusan Presiden RI (Keppres) Nomor 126/TK/Tahun 2025. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi negara terhadap jasa dan dedikasi para penerima dalam mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan, khususnya di daerah pesisir.
Prosesi Penyematan Tanda Kehormatan
Prosesi penyematan tanda kehormatan dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta. Dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi dan kontribusi para penerima penghargaan dalam bidang kelautan dan perikanan.
Proses Seleksi Penghargaan
Mendagri mengungkapkan bahwa proses pemberian penghargaan telah melalui mekanisme panjang yang melibatkan sejumlah kementerian serta lembaga pemerintah yang tergabung dalam tim panitia seleksi (pansel). Setelah melalui penjaringan dari tim pansel dan cek lapangan yang teliti, akhirnya terpilihlah para tokoh yang berhak menerima anugerah ini.
Meskipun prosesi penghargaan dilaksanakan secara sederhana dan khidmat, hal tersebut tidak mengurangi makna dari apresiasi yang diberikan negara kepada para tokoh. Mendagri menekankan pentingnya penghargaan ini, mengingat potensi besar Indonesia dalam bidang kelautan dan perikanan, serta tantangan yang dihadapi di dalamnya.
Menurut Mendagri, kehadiran sosok-sosok yang mampu mendorong pembangunan sektor kelautan dan perikanan dari hulu hingga hilir sangatlah dibutuhkan. “Kita memiliki juga danau dan waduk buatan yang besar, jumlahnya sekitar 1500,” ungkapnya, menambahkan bahwa banyak potensi sumber daya alam yang dapat digali demi kepentingan masyarakat.
Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, serta menggali potensi luar biasa yang dimiliki oleh Indonesia.





