Nasional

Pertamina Bagikan Strategi AI dan Transformasi Digital ke Medco E&P untuk Optimalisasi Energi!

Jakarta, Maret.id — Pertamina, perusahaan energi terbesar di Indonesia, terus berkomitmen dalam meningkatkan transformasi digital dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Hal ini ditegaskan oleh Senior Vice President (SVP) Pertamina Digital Hub, Ignatius Sigit Pratopo, dalam acara kunjungan benchmarking yang dilakukan oleh PT Medco E&P Indonesia di Pertamina Digital Hub, Grha Pertamina pada Rabu, 3 Juni 2026.

Transformasi Digital Melalui AI

Kunjungan tersebut menjadi platform bagi Pertamina untuk berbagi pengalaman terkait penerapan teknologi digital dalam operasional bisnis. Sigit menekankan bahwa komitmen Pertamina melalui digitalisasi bertujuan untuk menciptakan nilai bisnis baru sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Ia menambahkan, keberadaan Pertamina Digital Hub sangat penting untuk menyelaraskan arah transformasi digital perusahaan. Digital Value Creation menjadi titik fokus dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Pertamina demi membangun penerapan AI yang terukur dan memberikan dampak positif terhadap bisnis.

Pemrograman Transformasi Digital

Untuk mendorong transformasi digital, Pertamina telah merancang tiga program utama yang dikenal sebagai pendekatan end-to-end di seluruh lini bisnis. Ketiga program tersebut adalah Digital Factory, Remote Surveillance, dan Tech Orchestration Center.

Program Digital Factory bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan bisnis, mengembangkan Minimum Viable Product (MVP), implementasi solusi analitik digital, dan memperluas penerapan solusi yang sudah terbukti efektif. Sedangkan Remote Surveillance memberikan visibilitas operasional yang lebih baik, sehingga mempercepat pengambilan keputusan di lapangan.

Inovasi Sinergis di Rantai Nilai

Melalui Tech Orchestration Center, Pertamina berupaya untuk menyinergikan seluruh inovasi digital di sepanjang rantai nilai. “Transformasi digital kami mencakup semua lini bisnis energi, baik dari hulu, tengah, hingga hilir untuk sektor minyak dan gas serta energi baru dan terbarukan,” ungkap Sigit.

Pertamina berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan efektivitas operasional dalam rangka menghadapi tantangan industri energi yang semakin kompleks. Program-program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Pertamina sebagai pelopor industri energi, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan ekonomi nasional.

Dengan langkah proaktif ini, Pertamina tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan sektor energi yang berkelanjutan di Indonesia. Transformasi digital yang dilakukan diharapkan bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain dalam mengadopsi teknologi modern di era industri 4.0.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button