Pramono Ungkap Alasan CFD Kuningan Hanya Sampai Pukul 09.00!

Jakarta, Maret.id — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan berlangsung hanya hingga pukul 09.00 WIB. Pembatasan waktu ini ditujukan untuk menghormati aktivitas tempat ibadah yang terletak di sekitar kawasan tersebut.
Waktu Pelaksanaan dan Rencana Rutin
Pramono menegaskan bahwa CFD Rasuna Said akan dimulai secara rutin pada tanggal 7 Juni 2026. Kegiatan ini akan berlangsung dari pukul 05.30 hingga 09.00 WIB setiap minggunya. “Kenapa jam 09.00? Karena di sana ada beberapa tempat untuk ibadah, kami tidak ingin mengganggu itu,” ujar Pramono dalam pernyataannya di Jakarta pada Jumat, 5 Juni 2026.
Persiapan untuk pelaksanaan CFD di kawasan Kuningan kini berada pada tahap akhir, dengan progres mencapai sekitar 95 persen. Pramono berharap pelaksanaan CFD dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat, terutama dalam keberadaan ruang terbuka untuk berolahraga dan bersantai.
Peresmian Bertepatan dengan HUT Jakarta
Peresmian CFD Rasuna Said dijadwalkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta pada 22 Juni 2026. Namun, kegiatan CFD akan sudah dimulai secara rutin sejak 7 Juni 2026. “Untuk Car Free Day di Rasuna Said atau di Kuningan, saya yakin ini akan menjadi tempat favorit baru bagi warga Jakarta,” lanjutnya.
Kehadiran CFD ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan pengunjung di kawasan Sudirman-Thamrin pada akhir pekan. Dengan memperbanyak lokasi CFD, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk berolahraga, serta mendorong gaya hidup sehat.
Lintasan Ideal untuk Berolahraga
Pramono menjelaskan bahwa lintasan di kawasan Rasuna Said memiliki panjang sekitar tujuh kilometer, yang dianggap ideal untuk masyarakat yang ingin berjalan kaki, jogging, atau berlari. “Sehingga ada pilihan-pilihan yang membuat masyarakat bisa memilih dengan lebih baik,” ujarnya.
Dengan kebijakan ini, diharapkan masyarakat Jakarta dapat lebih menggemari kegiatan berlari dan jogging, serta menjalani gaya hidup yang lebih sehat. “Mudah-mudahan ini akan membuat masyarakat Jakarta lebih aktif dan memiliki hidup yang lebih sehat,” pungkasnya. Inisiatif ini merupakan langkah maju dalam menciptakan ruang publik yang lebih baik dan mendukung kesehatan masyarakat secara keseluruhan.



