Nasional

Pemerintah Jamin Stabilitas Ekonomi melalui Dorongan Program Pangan dan Energi!

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui percepatan sejumlah program strategis di sektor riil. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi makro di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Percepatan Program Strategis

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, mengungkapkan perlunya mendorong program-program yang dapat mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi riil. Program di bidang pangan, energi, perikanan, serta industrialisasi dan hilirisasi menjadi fokus utama pemerintah saat ini.

Prasetyo menegaskan bahwa stabilitas ekonomi tidak bisa dipertahankan oleh satu institusi saja. Oleh karena itu, kerja sama antar lembaga pemerintah perlu diperkuat agar kebijakan moneter dan fiskal dapat saling mendukung dan berjalan seiring dalam upaya menjaga perekonomian nasional.

Koordinasi Antarlembaga

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang intensif antara seluruh pemangku kepentingan ekonomi. Menurutnya, dalam situasi ekonomi yang menantang saat ini, setiap kebijakan yang diambil harus mampu saling memperkuat demi menjaga stabilitas nasional.

Prasetyo menambahkan bahwa kerja sama antarpemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga situasi ekonomi saat ini. Ia percaya bahwa kebijakan yang saling mendukung akan berkontribusi positif terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.

Optimisme dalam Mempertahankan Stabilitas Ekonomi

Mensesneg Prasetyo juga menyoroti sinergi yang diperlukan antara kebijakan moneter Bank Indonesia dan kebijakan fiskal pemerintah. Ia menyatakan bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih cukup kuat untuk menghadapi tantangan yang ada di depan.

“Dari sisi ekonomi makro yang diambil oleh Bank Indonesia, serta dari sisi fiskal yang diatur oleh Kementerian Keuangan, fundamental ekonomi kita menunjukkan kondisi yang baik,” ucapnya.

Pemerintah tetap mewaspadai dinamika ekonomi yang dapat memengaruhi stabilitas nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi. Prasetyo mengajak seluruh pihak untuk tetap optimistis dan menjalankan tugas masing-masing dengan maksimal demi menjaga kekuatan perekonomian Indonesia.

“Kita harus terus optimis dalam melaksanakan tanggung jawab kita, agar ekonomi tetap kuat, tumbuh, dan nilai tukar mampu pulih ke level yang diharapkan,” tutupnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button