Nasional

Said Iqbal Tegaskan Kesediaan Bergabung di Kabinet Prabowo untuk Perjuangkan Hak Buruh!

Jakarta, Maret.id — Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia bersedia bergabung dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan. Keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian diskusi yang melibatkan jajaran KSPI dan berbagai elemen buruh.

Said Iqbal menyatakan bahwa penting bagi kaum buruh untuk memperjuangkan hak-hak mereka dari dalam pemerintahan. “Setelah kami diskusikan di KSPI khususnya dan kawan-kawan buruh, kami memutuskan untuk berjuang melalui pos di pemerintahan,” ungkap Said dalam konferensi pers di Istana pada tanggal 8 Mei 2026.

Perjuangan untuk Kaum Rakyat Kecil

Dalam penyampaian tersebut, Said juga menjelaskan platform perjuangan yang akan ia bawa. Ia menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keberpihakan kepada rakyat kecil, termasuk buruh, petani, nelayan, dan guru. Hal ini mendorongnya untuk bersama-sama dengan pemerintah memberikan masukan yang konstruktif serta menjaga keseimbangan dalam pengambilan kebijakan.

Said mengingatkan bahwa selama ini, pemerintah seringkali lebih mengutamakan masukan dari kalangan pengusaha dan pemilik modal. Dengan adanya posisinya di pemerintahan, ia bertujuan untuk menghadirkan representasi yang lebih kuat bagi kelompok pekerja dalam proses penyusunan kebijakan nasional.

Peran Buruh dalam Pengambilan Kebijakan

“Karena kawan-kawan pengusaha, kita selalu melihat dari sudut pandang mereka melalui Pak Luhut, Pak Airlangga, Pak Bahlil, dan lain-lain yang sering memberikan masukan terkait kepemilikan modal. Sementara itu, suara buruh jarang terdengar,” jelasnya. Hal ini menjadi motivasi baginya untuk mengambil peran strategis dalam pemerintahan demi memperjuangkan kepentingan kaum buruh.

Said Iqbal juga menegaskan bahwa meskipun ia bergabung dengan pemerintahan, gerakan buruh yang bersikap kritis tidak akan hilang. Ia akan tetap memberikan pandangan dan perspektif tentang keadaan pekerja di Indonesia.

Keseimbangan dalam Kebijakan Nasional

Said berkomitmen untuk memberikan keseimbangan terhadap kebijakan yang diusulkan oleh kaum buruh. “Saya memberanikan diri untuk berikhtiar dan berijtihad, bahwa saya harus memberikan kontribusi bagi perjuangan kaum buruh,” imbuhnya. Dalam pandangannya, penting bagi agenda kebijakan nasional untuk mencakup aspek-aspek yang menyangkut kesejahteraan buruh dan kelompok masyarakat lainnya.

Ia berharap dengan posisi barunya sebagai Penasihat Khusus di bidang ketenagakerjaan, ia dapat terus menerus menyalurkan aspirasi pekerja kepada pemerintah.

Keputusan Said Iqbal untuk bergabung dalam pemerintahan menunjukkan langkah maju dalam upaya meningkatkan dialog antara pemerintah dan buruh, serta mendorong terjadinya kebijakan yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam konteks ini, diharapkan bahwa kebijakan ketenagakerjaan ke depan dapat lebih memperhatikan kesejahteraan pekerja dan menciptakan lapangan kerja yang lebih adil dan berkelanjutan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button