Nasional

Kementerian Imipas Siap Dukung WCCE 2026 dan Pembinaan Kreatif Warga Binaan!

Jakarta, Maret.id — Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto mengungkapkan dukungan terhadap kolaborasi lintas kementerian untuk meningkatkan pembinaan warga binaan melalui program-program ekonomi kreatif. Dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Kementerian Imipas pada Selasa, 9 Juni 2026, Agus menekankan pentingnya pelatihan kerja dan partisipasi dalam kegiatan kreatif sebagai bekal bagi warga binaan ketika mereka kembali ke masyarakat.

Dukungan Kementerian untuk Kolaborasi Lintas Kementerian

Agus Andrianto menjelaskan, tren kolaborasi antar kementerian ini dirasa sangat penting untuk mempersiapkan warga binaan dalam menghadapi kehidupan setelah mereka selesai menjalani masa pembinaan. Dengan melibatkan mereka dalam berbagai program pelatihan kerja serta kegiatan produktif, diharapkan dapat mengoptimalkan potensi yang ada pada warga binaan.

“Selain itu, kami menyambut baik kerja sama pembinaan melalui pelatihan kerja dan kegiatan kreatif produktif. Ini bertujuan untuk mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dan mengembangkan potensi kreatif yang dimiliki selama masa pembinaan,” tambahnya.

Program Kreatif untuk Meningkatkan Keterampilan

Pembinaan berbasis kreativitas yang diperkenalkan memungkinkan warga binaan untuk mengembangkan berbagai keterampilan baru. Agus percaya, program ini mencakup berbagai subsektor ekonomi kreatif yang tidak hanya bermanfaat bagi individu tetapi juga memiliki nilai tambah di pasar yang lebih luas.

“Program-program ini memberikan peluang bagi warga binaan untuk berkarya. Mereka bisa meningkatkan keterampilan yang pada gilirannya akan mempermudah mereka saat berinteraksi dengan masyarakat,” tutur Agus di hadapan para wartawan.

Penyelenggaraan WCCE 2026 di Indonesia

Menteri Agus juga menegaskan kesiapan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mendukung penyelenggaraan World Creative Economy (WCCE) 2026 di Indonesia. Dukungan ini mencakup pelayanan keimigrasian bagi peserta internasional yang akan hadir dalam ajang tersebut.

“Kami siap mendukung penyelenggaraan WCCE 2026 di Indonesia, termasuk berbagai layanan keimigrasian bagi peserta internasional. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kementerian untuk menyukseskan agenda ekonomi kreatif global,” jelas Agus.

Agus meyakini, WCCE akan menjadi momen yang strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem ekonomi kreatif global. Melalui ajang ini, ada peluang untuk memperluas kerja sama internasional yang dapat mendorong pertumbuhan sektor kreatif nasional secara berkelanjutan.

“WCCE adalah kesempatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam ekonomi kreatif. Kami percaya dengan ajang ini, posisi Indonesia akan semakin diperhitungkan dalam skala internasional,” tutup Agus.

Dengan dukungan yang kuat dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, diharapkan keberhasilan program-program ini dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan dan meningkatkan kontribusi mereka di masyarakat setelah menjalani masa pembinaan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button