Nasional

Prabowo Tegaskan Kepercayaan Dunia ke Indonesia Tinggi Meski Ada Isu Anti Investor Asing!

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak menyukai investor asing dan tidak akan mengusir mereka dari Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVIII yang berlangsung di Lampung pada Rabu, 10 Juni 2026.

Prabowo Menyatakan Dukungan Terhadap Investasi Asing

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa banyak investor yang berminat untuk menanamkan modal di Indonesia. “Ada yang mengatakan Prabowo tidak suka dan nanti akan mengusir investor-investor asing. Ternyata tidak seperti itu. Saya ketemu banyak investor yang akan masuk,” ujar Prabowo. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang positif bagi para investor asing.

Prabowo juga menyadari adanya kelompok yang menolak penegakan hukum pemerintah. Ia menilai, kelompok-kelompok tersebut lebih memilih situasi yang tidak tertib dan minim aturan. Dalam konteks ini, ia mengajak HIPMI untuk bangkit dan menunjukkan semangat nasionalisme serta cinta tanah air yang tinggi. “Saya titip HIPMI bangkitlah dengan semangat cinta tanah air yang luar biasa,” katanya.

Tantangan Ekonomi Global Masih Menghantui

Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa tantangan ekonomi global masih menghantui berbagai negara. Situasi geopolitik internasional, termasuk konflik di kawasan Teluk, Selat Hormuz, dan Laut Merah, berkontribusi pada ketidakstabilan ekonomi dunia. Hal ini merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh negara-negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Meskipun begitu, Prabowo tetap optimis bahwa Indonesia memiliki kekuatan yang cukup untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut. “Kita bersyukur kekuatan kita besar, akan ada tantangan. Kita sekarang sudah swasembada pangan,” tambahnya. Optimisme ini mengindikasikan keyakinan pemerintah bahwa Indonesia dapat melalui situasi sulit dengan baik.

Mempertahankan Kemandirian Pangan

Swasembada pangan menjadi salah satu target utama yang dicapai oleh pemerintahan Prabowo. Dalam konteks ini, Prabowo menegaskan pencapaian tersebut sebagai langkah penting untuk memantapkan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tantangan global. Penguatan sektor pertanian dan kemandirian pangan dianggap penting untuk mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri.

Selain itu, dukungan terhadap pengusaha lokal juga akan menjadi fokus perhatian pemerintah. Prabowo percaya bahwa pengusaha muda memiliki peran kunci dalam memajukan ekonomi nasional. Ia berharap HIPMI dapat terus berkontribusi dengan inovasi dan kreativitasnya, sehingga mampu meningkatkan daya saing pasar domestik dan internasional.

Dengan pernyataan tegas dan optimistis, Prabowo Subianto menunjukkan komitmennya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Di tengah tantangan yang ada, semangat untuk bangkit dan berinovasi menjadi kunci dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan ketidakpastian.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button