Nasional

Presiden Prabowo Jamin Ketersediaan Obat Murah untuk Seluruh Masyarakat!

Jakarta, Maret.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memastikan ketersediaan obat-obatan dengan harga terjangkau bagi seluruh masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH. Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pada Rabu (10/6).

Obat Terjangkau untuk Rakyat

Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah berupaya menghadirkan obat generik dengan harga murah yang dapat diakses oleh masyarakat. Ia menyatakan, “Kita akan mengusahakan obat-obatan kepada rakyat yang semurah-murahnya. Saya berharap dalam satu tahun ini kita sudah mulai bisa memberi obat generik dengan harga yang murah kepada rakyat.”

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam pelayanan kesehatan. Ia menginginkan agar tidak ada praktik korupsi dalam sektor kesehatan yang dapat merugikan masyarakat. “Saya berpesan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi pada pelayanan kepada rakyat,” imbuhnya.

Program Modernisasi Layanan Kesehatan

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah menjalankan program modernisasi layanan kesehatan yang mencakup berbagai aspek. Termasuk di dalamnya adalah pembangunan dan renovasi rumah sakit, peningkatan fasilitas di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), serta distribusi alat kesehatan modern ke rumah sakit di daerah.

Dalam kurun waktu 2025, pemerintah telah berhasil membangun 22 RSUD dan merencanakan untuk membangun 22 rumah sakit lainnya di tahun 2026. “Kami menargetkan untuk membangun dan merenovasi 350 rumah sakit di seluruh kabupaten dalam tiga tahun ke depan,” ujar Prabowo.

Akses Layanan Kesehatan yang Lebih Baik

Selain itu, komitmen pemerintah juga terfokus pada modernisasi 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk memperluas akses layanan kesehatan berkualitas, termasuk di daerah terpencil. “Kami ingin masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan mudah, terutama untuk kondisi medis yang memerlukan penanganan segera,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, ia merasa prihatin ketika mendengar adanya pasien yang meninggal karena keterlambatan mendapatkan perawatan medis. “Saya prihatin, saya mendengar bahwa ada yang meninggal karena pendarahan. Jika melahirkan ke rumah sakit memerlukan waktu yang lama, ini adalah masalah yang harus segera kita selesaikan,” tuturnya.

Penguatan sektor kesehatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh. Prabowo berharap, dengan langkah-langkah ini, seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah tertinggal, dapat memperoleh akses kesehatan yang lebih baik dan memadai.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button