Nasional

Kemenekraf dan SMSI SEGERA Kolaborasi untuk PERKUAT Talenta Digital!

Jakarta, Maret.id — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menjajaki peluang kolaborasi dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dalam memperkuat talenta digital dan mengembangkan ekonomi kreatif berbasis media digital. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas ekosistem konten kreator di Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor ini.

Potensi Ekonomi Kreatif yang Besar

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyebut bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki potensi luar biasa untuk menciptakan lapangan kerja baru, terutama bagi generasi muda. Ia menekankan pentingnya sektor ini dalam memperkuat daya saing nasional.

“Ekonomi kreatif bisa menjadi solusi dalam menyerap tenaga kerja generasi muda dan mendukung pertumbuhan kelas menengah. Untuk itu, dibutuhkan regulasi, pelatihan, dan penguatan kapasitas agar talenta kreatif di Indonesia dapat berkembang dan bersaing secara global,” papar Teuku Riefky pada 14 Juni 2026.

Penguatan Ekosistem dan Infrastruktur

Kemenekraf terus berusaha memperkuat berbagai subsektor ekonomi kreatif dengan mengembangkan data, akses pembiayaan, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Perlindungan terhadap kekayaan intelektual dan penguatan ekosistem yang responsif terhadap perkembangan teknologi digital juga menjadi fokus utama kementerian.

Teuku Riefky percaya kolaborasi dengan SMSI bisa menjadi langkah strategis untuk memperluas pelatihan digital bagi para pelaku media di berbagai daerah. Ini penting untuk mendorong pengembangan konten-konten kreatif yang mampu mengangkat potensi lokal ke tingkat nasional dan global.

Tanggapan dari SMSI dan Harapan untuk Kolaborasi

Wakil Ketua Dewan Penasehat SMSI, Taufiqurochman, mengusulkan program pelatihan bagi anggota media siber. Langkah ini dinilai penting agar para pelaku media dapat mengembangkan usaha di bidang konten digital dan platform monetisasi dengan baik.

“Kami berharap ada pendampingan dari Kementerian Ekonomi Kreatif, sehingga pelaku media siber dapat berkembang menjadi konten kreator yang profesional dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif nasional,” ungkap Taufiqurochman.

Sementara itu, Direktur Media Krisis Center sekaligus perwakilan SMSI, Nishal Dillon, menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem media digital yang berkualitas. Dengan melibatkan generasi muda yang akrab dengan teknologi dan platform digital, sinergi ini diharapkan dapat memperluas peluang ekonomi kreatif berbasis media digital di Indonesia.

Melalui kerja sama yang dibangun antara Kemenekraf dan SMSI, diharapkan bisa meningkatkan kapasitas talenta kreatif Indonesia, terutama di era transformasi digital yang semakin cepat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button