Mahasiswa Kampus Swasta Siap Geruduk DPR dan Istana Hari Ini!

Jakarta, Maret.id — Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) berencana melaksanakan aksi unjuk rasa di Jakarta hari ini. Aksi ini diselenggarakan sebagai respons terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mereka nilai tidak memuaskan.
Tuntutan mereka mencerminkan berbagai masalah yang saat ini dihadapi masyarakat. Isu yang diangkat mencakup penguatan nilai Rupiah yang terus melemah, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga penuh korupsi, serta beban pajak yang semakin mencekik masyarakat. Tidak ketinggalan, mereka juga menyoroti kenaikan harga Pertamax yang terjadi beberapa waktu lalu.
Tujuan dan Lokasi Unjuk Rasa
Aksi mahasiswa ini direncanakan akan berlangsung di dua lokasi penting, yaitu Istana Negara dan Gedung DPR. Berdasarkan pengamatan di sejumlah akun media sosial BEM PTS, mereka berkoordinasi untuk memastikan aksi ini berjalan dengan baik dan aman.
Beberapa kampus yang terlibat dalam aksi ini antara lain Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA). Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa dari PTS juga ikut aktif dalam menyuarakan aspirasi mereka, sama seperti rekan-rekan dari perguruan tinggi negeri.
BEM UHAMKA Menyerukan Aksi
BEM UHAMKA mengajak seluruh mahasiswa untuk berpartisipasi dalam aksi bertema “Indonesia Gawat Darurat”. Mereka merasa terpanggil untuk tidak hanya diam, mengingat kondisi bangsa saat ini yang dinilai tidak baik.
Wakil BEM UHAMKA menyatakan, “Kami memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan untuk menyuarakan kebenaran.” Aksi ini akan dilakukan pada hari Senin, 15 Juni 2026, pukul 10.00 WIB, dengan titik kumpul di Uhamka Limau dan titik aksi di Istana Negara.
Pentingnya Keaktifan Mahasiswa
Diharapkan kehadiran mahasiswa dalam aksi ini dapat memberikan dampak nyata terhadap perubahan yang diharapkan. Pengguna atribut almamater dan menjaga kondusivitas selama aksi menjadi penting agar suara mereka didengar tanpa menimbulkan kericuhan.
Dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai kampus, aksi ini bukan hanya sekadar unjuk rasa, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan kepedulian terhadap keadaan bangsa. Mahasiswa berharap suara mereka dapat menggugah pemerintah untuk mendengarkan aspirasi rakyat.
Rencana aksi ini menggambarkan dinamika kehidupan kampus dan keterlibatan mahasiswa dalam isu-isu sosial dan politik yang berpengaruh terhadap masyarakat. Melalui langkah ini, mahasiswa menunjukkan bahwa mereka siap menjadi bagian dari solusi atas berbagai masalah yang ada di Tanah Air.
Segera ikuti perkembangan informasi terkini mengenai aksi mahasiswa ini melalui berbagai saluran informasi resmi.





