43 Juta Siswa Terima MBG, Pemerintah Tegaskan Dampak Positif Kian Nyata!

Jakarta, Maret.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah Indonesia menunjukkan hasil positif dalam mendukung kualitas pendidikan nasional. Hingga 10 Juni 2026, lebih dari 43 juta siswa, atau sekitar 80,7 persen dari total 53 juta murid di seluruh Indonesia, telah merasakan manfaat dari program ini.
Capaian tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang berlangsung di Istana Merdeka pada Jumat, 13 Juni 2026. Dalam diskusi tersebut, kedua pemimpin membahas dampak program ini terhadap pendidikan dan kesehatan siswa di Indonesia.
Peningkatan Mutu Pendidikan
Pemerintah menegaskan pentingnya program MBG tidak hanya untuk aspek akademik, tetapi juga untuk penguatan karakter dan kesehatan siswa. Abdul Mu’ti mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), yang menekankan pentingnya pola makan sehat dan bergizi sejak dini.
Lebih jauh, Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa pemenuhan gizi yang baik berkontribusi langsung terhadap konsentrasi dan semangat belajar siswa. Hasil survei dan evaluasi menunjukkan berbagai respons positif dari siswa yang menerima manfaat dari program ini, di mana mayoritas berharap agar program dapat dilanjutkan untuk mendukung aktivitas belajar mereka sehari-hari.
Dampak Positif Program MBG
Kajian dari Pusat Kajian Sosiologi Universitas Indonesia menambahkan bahwa MBG memberikan dampak positif terhadap kehadiran siswa di sekolah, motivasi belajar, dan capaian akademik. Peningkatan kehadiran hasil dari program ini membuktikan bahwa siswa merasa lebih termotivasi untuk bersekolah.
Lebih lanjut, Menteri Abdul Mu’ti menyatakan bahwa pemerintah juga sedang mempercepat pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang lebih luas. Langkah ini diharapkan dapat memberikan fasilitas belajar yang lebih baik dan mendukung program MBG secara berkelanjutan.
Pembangunan Sekolah Baru
Dalam pelaksanaan ini, pemerintah merencanakan pembangunan sebanyak 100 sekolah, dengan 36 lokasi telah terseleksi untuk tahap awal. Lima sekolah dipastikan akan mulai beroperasi dengan memanfaatkan fasilitas UPT di daerah. Pembangunan baru juga dilakukan di beberapa wilayah, termasuk satu sekolah yang akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak di Indonesia, sejalan dengan komitmen untuk menciptakan generasi penerus yang cerdas, sehat, dan berkarakter. Program Makan Bergizi Gratis muncul sebagai salah satu solusi untuk mengatasi tantangan pendidikan dan kesehatan anak di era modern.





