Nasional

Pendaftaran Rekrutmen Penggerak HAM Dibuka 20

Jakarta, Maret.id — Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia membuka rekrutmen untuk Penggerak Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 2026. Lowongan kerja ini merupakan bagian dari Program Desa/Kelurahan/Kampung Sadar HAM yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang hak asasi manusia.

Proses rekrutmen ini ditujukan kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di desa atau kelurahan yang telah ditetapkan. Calon peserta yang ingin bergabung diharapkan memiliki komitmen tinggi untuk mendukung pemenuhan dan penghormatan HAM di tingkat lokal.

Proses Seleksi dan Biaya

Seleksi akan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi hingga wawancara. Yang menarik, seluruh proses seleksi ini dilakukan secara objektif dan tanpa biaya.

Menurut informasi resmi dari Kemenkumham, pelamar tidak perlu khawatir akan adanya pungutan biaya di setiap tahapan seleksi. Keberadaan penggerak HAM di tingkat desa diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam agenda hak asasi manusia.

Syarat dan Kualifikasi Pelamar

Pelamar yang ingin mendaftar harus memenuhi sejumlah syarat. Di antaranya adalah usia minimal 22 tahun dan maksimal 45 tahun pada saat pendaftaran. Selain itu, pelamar diharapkan memiliki pengalaman di bidang hak asasi manusia atau pemberdayaan masyarakat serta tidak sedang terikat sebagai pegawai negeri atau anggota partai politik.

Kualifikasi pendidikan minimal yang dibutuhkan adalah lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang setara. Pelamar juga diwajibkan untuk mampu mengoperasikan komputer dan memiliki sarana kerja seperti laptop atau komputer. Kesehatan fisik dan mental juga menjadi syarat penting, dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter dan unit pelayanan kesehatan.

Cara Pendaftaran dan Jadwal Seleksi

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi yang disediakan Kemenkumham. Pelamar diharapkan mengisi formulir dengan lengkap dan memilih satu lokasi sesuai domisili untuk mencegah penggandaan pendaftaran. Dokumen yang diperlukan harus diunggah dalam format PDF.

Jadwal seleksi dimulai dari pengumuman seleksi pada 10 hingga 19 Juni 2026, diikuti oleh pendaftaran yang dibuka dari 20 hingga 24 Juni. Pemeriksaan dokumen akan berlangsung dari 25 hingga 30 Juni. Pengumuman hasil seleksi administrasi akan disampaikan pada 1 Juli 2026. Pelaksanaan seleksi kompetensi dan wawancara juga sudah dijadwalkan hingga pertengahan bulan Juli.

Dengan adanya rekrutmen ini, pemerintah berharap dapat menciptakan pejabat yang berdedikasi dalam memajukan HAM di masyarakat. Ini adalah kesempatan baik bagi individu yang ingin berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai hak asasi manusia di Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button