Mendag Peringatkan UMKM Salatiga: Manfaatkan Segera Program Ekspor Kemendag!

Jakarta, Maret.id — Menteri Perdagangan Indonesia, Budi Santoso, mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan berbagai program kementerian guna meningkatkan ekspor. Ajakan ini diharapkan bisa membuka lebih banyak peluang bagi produk UMKM di pasar internasional.
Dialog dengan Pelaku UMKM di Salatiga
Ajakan tersebut disampaikan saat Budi berdialog dengan sekitar 30 pelaku UMKM di Toko Oleh-Oleh dan Wisata Edukasi Argotelo, Salatiga, Jawa Tengah. Para pelaku usaha ini berasal dari berbagai sektor, antara lain kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan.
Dalam kesempatan tersebut, Budi Santoso menjelaskan bahwa Kementerian Perdagangan telah menyiapkan sejumlah instrumen pendukung untuk memperlancar kegiatan ekspor dari UMKM. Dukungan ini mencakup pelatihan, akses pasar, dan fasilitasi untuk bertemu calon pembeli dari luar negeri.
Program Unggulan untuk Meningkatkan Ekspor
“Kemendag memiliki berbagai instrumen pendukung ekspor yang siap dimanfaatkan pelaku UMKM. Mereka juga dapat terhubung ke jaringan perwakilan perdagangan Republik Indonesia di luar negeri untuk mencari pasar dan mengikuti proses business matching,” ungkap Budi di Salatiga, pada hari Kamis, 18 Juni 2026.
Budi juga mengungkapkan pentingnya mengikuti Export Coaching Program yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas UMKM sebagai eksportir. Program ini membantu pelaku usaha memahami proses ekspor dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasar global.
“Kami juga menyediakan layanan otomasi Surat Keterangan Asal (SKA), yang menyederhanakan proses administrasi perdagangan internasional. Selain itu, pelaku usaha dapat memanfaatkan keanggotaan INAEXPORT untuk memperluas akses mereka ke pasar internasional,” tambah Budi.
Harapan untuk Pelaku UMKM
Budi berharap semakin banyak pelaku UMKM yang menggunakan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah. Dengan demikian, diharapkan UMKM mampu meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional melalui sektor ekspor.
Kementerian Perdagangan terus berupaya memperkuat diversifikasi pasar dan mengoptimalkan perjanjian perdagangan yang ada, agar memberikan manfaat maksimal bagi pelaku usaha di Indonesia. Keberadaan program-program ini diharapkan tidak hanya mendorong produk UMKM ke pasar luar negeri, tetapi juga meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah internasional.
Dengan berbagai kemudahan dan dukungan yang ditawarkan, pemerintah semakin optimis UMKM dapat tumbuh dan berkontribusi lebih dalam menghadapi persaingan global.



