Nasional

Kemendikdasmen FOKUS Salurkan Starlink untuk PERCEPAT Akses Pendidikan Sekolah 3T!

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Republik Indonesia terus berupaya meningkatkan akses pendidikan di wilayah-wilayah yang tertinggal. Salah satu langkah terbarunya adalah penyediaan infrastruktur dasar, berupa konektivitas internet berbasis Starlink dan listrik, untuk satuan pendidikan di Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara.

Peningkatan Akses Pendidikan di Wilayah 3T

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa penyediaan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya pemerataan pendidikan bagi daerah-daerah yang termasuk dalam kategori tertinggal, terluar, dan terdalam (3T). “Sekolah yang belum ada internet, kami sambung internet. Kemudian yang belum ada listrik, kami sambung listrik,” jelasnya saat meninjau SDN 077279 Siofabanua pada Jumat, 19 Juni 2026.

Dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini sudah mulai terlihat dampaknya sebelum kunjungan kerja Mendikdasmen. “Alhamdulillah, semua sudah ditunaikan oleh tim dari Kemendikdasmen, yang sudah hadir di sini sebelum saya tiba,” ujar Mu’ti, yang menggambarkan kepuasan atas kerja cepat timnya.

Skema Bantuan Infrastruktur Pendidikan

Penyediaan infrastruktur pendidikan ini dilakukan melalui beberapa skema bantuan. Khusus untuk akses internet, Kemendikdasmen telah menyalurkan perangkat Starlink ke 4 sekolah dasar dan 7 sekolah menengah pertama di Kabupaten Nias Utara yang sebelumnya tidak memiliki akses jaringan internet.

Sebagai tambahan, sejumlah sekolah juga mendapatkan bantuan masing-masing sebesar Rp25 juta untuk instalasi listrik dan internet, yang dialokasikan untuk 6 SD dan 1 SMP. Langkah ini diharapkan dapat mendorong pengembangan kualitas pendidikan di daerah tersebut.

Apresiasi dari Pihak Daerah

Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kunjungan Mendikdasmen dan program bantuan tersebut. Ia menyatakan, “Kedatangan Bapak Menteri membawa banyak oleh-oleh, seperti Starlink bagi SD dan SMP yang sebelumnya tidak memiliki jaringan internet.” Menurutnya, kehadiran infrastruktur ini sudah pasti akan mengubah wajah pendidikan di wilayah Nias Utara.

Dia juga menambahkan bahwa sejumlah sekolah sekarang telah memiliki akses internet dan listrik yang sebelumnya tidak tersedia. “Begitu juga beberapa sekolah yang belum memiliki jaringan listrik, kini sudah mendapatkan pasokan listrik dengan penggantian lampu LED dan sejenisnya,” tuturnya, menunjukkan optimismenya terhadap kemajuan pendidikan di daerahnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan akses pendidikan di Indonesia, terutama di daerah 3T, akan semakin merata dan berkualitas, sejalan dengan program pemerintah dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button