Nasional

Wapres Maruf Amin Resmi Buka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Jakarta

Jakarta, Maret.id — Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026. Acara ini dihelat di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, pada Sabtu, 21 Juni 2026.

Dalam acara tersebut, Wapres mengapresiasi transformasi RTP Borarsi. Ia menjelaskan bahwa dirinya pernah mengunjungi lokasi itu pada November tahun lalu saat pembangunan masih berlangsung.

“Saat itu masih proses pembangunan, tapi saya senang sekarang bisa difungsikan untuk event sebesar Pesparawi,” ucap Wapres.

Menurutnya, perubahan RTP Borarsi menunjukkan komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. “Pembangunan sudah tidak lagi Jawa sentris, tapi Indonesia sentris,” ujarnya.

Wapres juga menekankan bahwa pembangunan Papua menjadi salah satu prioritas. “Mulai dari pembangunan rumah sakit, sekolah rakyat, pasar, Trans Papua, MBG, kampung nelayan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan terciptanya situasi damai dan kondusif. “Oleh sebab itu, saya mengapresiasi tema Pesparawi tahun ini yang mengangkat soal perdamaian dan persaudaraan di tanah Papua,” ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana Pesparawi Nasional XIV, Ali Baham Temongmere. Ia menekankan bahwa penyelenggaraan Pesparawi menunjukkan toleransi dan moderasi beragama yang telah berkembang di Papua Barat.

“Ini bukan hanya slogan, tapi sebuah realitas,” ujarnya. Menurutnya, semangat persaudaraan lintas agama jelas terlihat dalam berbagai aspek penyelenggaraan acara, termasuk keterlibatan kelompok hadrah dalam parade pembukaan.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta dan tamu undangan. Ia berharap Pesparawi bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat perdamaian dan persatuan bangsa.

Pesparawi Nasional XIV berlangsung dari 18 hingga 28 Juni 2026 dan diikuti oleh 5.434 peserta, tamu, dan penggembira dari 38 provinsi. Kegiatan ini mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan pada Segala Waktu”.

Pada prosesi pembukaan, dilakukan defile 43 kontingen dari 38 provinsi yang menunjukkan keberagaman budaya Indonesia. Pembukaan ditandai dengan penabuhan tifa oleh Wapres didampingi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan para Gubernur yang hadir.

Prosesi berlanjut dengan tiupan triton, pembukaan selubung maskot “Bit Sang Konduktor”, lagu Haleluya Agung, dan tarian tifa. Acara ditutup dengan lagu Tanah Papua yang dinyanyikan bersama seluruh hadirin.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button