Nasional

Sepuluh Ruas Tol Baru Disiapkan untuk Dukung Arus Nataru 2026, Simak Daftar Lengkapnya

Jakarta, Maret.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sepuluh ruas jalan tol baru dapat beroperasi sebelum Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Kehadiran ruas tol ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus lalu lintas serta konektivitas antardaerah.

Menteri PU Dody Hanggodo menekankan pentingnya pembangunan jalan tol bagi pembangunan nasional. Infrastruktur jalan tol tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah, ujarnya.

“Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,” kata Dody dalam keterangan tertulis.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ni Komang Rasminiati menjelaskan bahwa berdasarkan progres konstruksi saat ini, sepuluh ruas tol tersebut berpotensi selesai pada akhir 2026. “Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026 dan dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru,” ujarnya.

Sepuluh ruas jalan tol sepanjang 201,12 kilometer yang ditargetkan selesai pada 2026 meliputi:

1. Sigli – Banda Aceh seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) sepanjang 24,67 kilometer untuk seluruh golongan kendaraan. 2. Palembang – Betung seksi 1 – 4 (Kramasan-Pulo Rimo) sepanjang 54,50 kilometer khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus). 3. Probolinggo – Banyuwangi seksi 3 (Paiton-Besuki) sepanjang 25,60 kilometer untuk kendaraan Golongan I (non-bus). 4. Serang – Panimbang seksi 2 (Rangkasbitung-Cileles) sepanjang 24,17 kilometer satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus). 5. Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Seksi 6 (Kutanegara-Sadang) sepanjang 8,50 kilometer untuk kendaraan Golongan I non-bus. 6. Ruas tol Akses Patimbang di Subang sepanjang 19,39 kilometer, dengan empat lajur dua arah. 7. Semarang – Demak Seksi 1A dan 1C sepanjang 3,66 kilometer dirancang dengan dua jalur (dua arah) dan masing-masing dua lajur. 8. Solo – Yogyakarta – NYIA Kulonprogo Paket 1.2B, 2.1A dan 2.2B sepanjang 18,36 kilometer, satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus). 9. Yogyakarta – Bawen seksi 1 dan 6 sepanjang 15,10 kilometer satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus). 10. Kediri – Tulungagung segmen Akses Tol Bandara sepanjang 7,17 kilometer menghubungkan Kota Kediri dengan Bandara Internasional Dhoho.

Ni Komang memastikan bahwa BPJT akan terus meningkatkan pengawasan terhadap proyek yang sedang berjalan. “Kami akan terus meningkatkan pengawasan terhadap penyelesaian konstruksi agar ruas-ruas tersebut dapat difungsionalkan untuk mendukung pergerakan masyarakat pada periode Nataru nanti,” katanya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button