Pemerintah Tegaskan Perjuangkan Program Prioritas di Wilayah 3T, Termasuk Masyarakat Berbasis Gender dan Inklusi Sosial

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus memperjuangkan program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat kunjungan kerja di Kabupaten Asmat, Papua Selatan.
Salah satu fokus program yang akan diperluas adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Gibran menilai program ini sangat penting untuk daerah-daerah seperti Asmat yang termasuk dalam kategori 3T. “Perlu kita highlight di sini bahwa kami memperjuangkan program-program prioritas dari Bapak Presiden di area-area 3T. MBG misalnya harus kita perjuangkan di sini di Asmat,” ucap Gibran usai meninjau Sekolah Lapangan Sagu, Distrik Agats, pada 21 Juni 2026.
Ia menambahkan, pelaksanaan MBG di Asmat memerlukan kolaborasi dengan berbagai pihak. “Di arena ini mungkin ke depan lebih baik MBG itu bekerja sama dengan keuskupan, dengan gereja-gereja, dengan kantin-kantin sekolah,” ujar Gibran.
Bupati Asmat, Thomas E. Safanpo, juga menerangkan pentingnya program MBG. Ia mencatat dampak signifikan program ini terhadap anak-anak dan kelompok rentan lainnya. “Sebelum adanya MBG, itu tingkat absensi anak sekolah tinggi sekali. Karena sebagian besar masyarakat kita di sini adalah jobless,” kata Safanpo.
Dia melanjutkan, “Dengan adanya program MBG, itu angka kehadiran anak-anak di sekolah meningkat drastis.” Menurutnya, perluasan penerima manfaat MBG di Asmat dapat membantu menurunkan angka stunting di daerah tersebut. “Sebagai pemimpin di daerah 3T, kami membutuhkan program ini, ini sangat membantu kami di sini,” tutup Safanpo.



