Jokowi Dukung Prabowo dan Gibran Maju Dua Periode, Respons AHY Tak Terduga

Jakarta, Maret.id — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan tanggapan atas permintaan Presiden ke-7 Joko Widodo agar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam pemilihan presiden mendatang.
AHY menggarisbawahi bahwa saat ini adalah tahun 2026 dan masih ada waktu menjelang 2029. “Mari kita sama-sama menyadari ini masih tahun 2026, menuju 2029 juga masih agak lama,” ucap AHY di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin, 22 Juni 2026.
Dia menekankan pentingnya fokus pada isu-isu domestik. Ia menyatakan bahwa Partai Demokrat berkomitmen untuk menjaga daya beli masyarakat dan menciptakan lapangan kerja. “Fokus kita adalah ekonomi. Kita ingin memastikan pertumbuhan bisa dijaga. Kemudian daya beli masyarakat juga bisa terjaga, lapangan pekerjaan bisa terbuka dengan baik, kemiskinan bisa diturunkan, ketimpangan bisa ditekan,” imbuhnya.
AHY juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan daerah dan penguatan jaringan irigasi. Meskipun demikian, ia mengakui dan menghormati pandangan partai politik lain. “Saya menghormati semua partai politik yang memiliki sikap dan pandangan tertentu. Semua punya agenda, semua punya kepentingan, tapi marilah kita meletakkan kepentingan bersama dan nasional kita di atas kepentingan partisan,” jelas AHY.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengungkapkan arahan dari Presiden Jokowi yang meminta PSI untuk mengawal pemerintahan Prabowo dan Gibran. Bestari menyatakan, “Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan sampai dua periode,” ucap Bestari kepada wartawan pada Jumat, 18 Juni 2026.
Hal ini menunjukkan bahwa Jokowi berupaya mengonsolidasikan dukungan untuk misi politik tersebut, menggarisbawahi pentingnya langkah-langkah strategis dalam menjelang pemilihan presiden yang semakin dekat.





