Qodari: Pemerintah Siapkan Strategi untuk Kemajuan Olahraga Nasional Melalui Diversifikasi Pendanaan dan Pembinaan Atlet

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berkomitmen untuk mengembangkan seluruh cabang olahraga nasional. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, dalam sebuah konferensi pers pada Senin, 22 Juni 2026.
Qodari menegaskan bahwa perhatian Presiden Prabowo tidak hanya tertuju pada sepak bola, tetapi juga mencakup semua cabang olahraga lainnya. “Pengembangan seluruh cabor selalu menjadi perhatian Presiden Prabowo,” ucap Qodari.
Saat ini, pemerintah tengah merumuskan berbagai strategi untuk mendorong pengembangan olahraga secara menyeluruh. Selain merencanakan program jangka pendek dan menengah, pemerintah juga menyiapkan strategi jangka panjang untuk kemajuan olahraga nasional.
“Dalam upaya ini, pemerintah juga akan menyusun program-program unggulan di bidang keolahragaan,” kata Qodari. Program ini dirancang untuk memperkuat ekosistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Salah satu inisiatif yang disampaikan oleh Qodari adalah pembangunan Akademi Olahraga. Akademi ini akan menjadi pusat pembinaan talenta muda dari berbagai cabang olahraga, dengan harapan proses pencarian dan pengembangan atlet dapat dilakukan lebih terstruktur sejak usia dini.
Qodari yakin bahwa Akademi Olahraga akan menghasilkan atlet-atlet berprestasi di masa depan. Selain itu, pemerintah juga berencana melaksanakan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang dengan dukungan pendanaan multiyears.
Perhatian yang sama juga diberikan kepada atlet disabilitas. “Pemerintah berkomitmen menciptakan pembinaan olahraga yang merata untuk semua,” ucap Qodari. Para atlet disabilitas akan didukung untuk menjadi pelatih dan membina generasi atlet berikutnya.
“Pemerintah akan memperkuat program pembinaan mereka melalui pemberian sertifikasi kepelatihan,” imbuh Qodari. “Membangun prestasi olahraga bukan hanya soal memenangkan pertandingan hari ini, tetapi juga menyiapkan generasi juara untuk tahun-tahun yang akan datang.”



