Nasional

Tiyo Ardianto: Negara Kembali Kolonial, Sindir Prabowo Bayar Demo

Jakarta, Maret.id — Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) Tiyo Ardianto memberikan tanggapan terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto yang menuduh adanya dalang di balik aksi mahasiswa belakangan ini.

Prabowo menyatakan bahwa ia mengetahui pihak-pihak yang membiayai aksi demonstrasi tersebut. “Saya kasih peringatan mereka-mereka itu, hati-hati lho, saya tahu lho siapa yang bayar bayar demo itu, gue tahu itu,” ucap Prabowo saat berpidato.

Menanggapi pernyataan Presiden, Tiyo justru membalikkan tuduhan tersebut. “Kemarin Pak Prabowo mengatakan bahwa beliau tahu siapa yang membiayai aksi tersebut. Mungkin bukan hanya tahu, tetapi juga menjadi bagian yang terlibat dalam pendanaan itu,” ujar Tiyo saat ditemui media di Kampus UGM.

Tiyo juga menyatakan keheranannya terhadap adanya mobilisasi massa yang besar untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurutnya terbukti menjadi ladang korupsi. “Ini merupakan bentuk kepanikan dari pemerintah,” kata Tiyo.

Ia menilai bahwa tindakan tersebut menggambarkan wajah pemerintahan yang sangat kolonial. “Mereka seolah sedang mempertentangkan rakyat dengan rakyat, mahasiswa dengan mahasiswa. Bagi saya, ini adalah potret yang menunjukkan kepanikan pemerintah,” ucapnya.

Tiyo menegaskan bahwa berbagai respons kritik yang muncul semakin mencerminkan ketidakpuasan masyarakat. “Inilah gambaran pemerintahan kolonial yang selama dua hari terakhir terus mempertontonkan politik pecah belah,” kata Tiyo.

Sebelumnya, Prabowo juga mengancam mereka yang terlibat dalam gerakan demonstrasi itu, menegaskan bahwa ia mengetahui siapa yang menggerakkan aksi-aksi tersebut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button