Nasional

Pemerintah Dorong Pembangunan Jaringan Kereta Logistik Kalimantan

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan mendorong pembangunan jaringan kereta logistik di Kalimantan. Pembangunan ini direncanakan tanpa menggunakan APBN dengan menggandeng investor melalui skema investasi non-APBN.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkapkan upaya untuk membangun 2.772 kilometer jalur kereta api di Kalimantan. Tujuan utama dari pembangunan ini adalah untuk memperkuat konektivitas dan mendukung distribusi logistik di pulau tersebut.

Dudy menambahkan bahwa Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, telah menginstruksikan agar pembangunan dipercepat. Namun, percepatan tersebut akan tetap bergantung pada kesiapan investor.

“Presiden Prabowo mendorong kereta logistik dibangun di Kalimantan. Tapi kita harus tunggu bagaimana kesiapan investor, karena bangun kereta ini kan tidak murah,” kata Dudy dalam keterangan tertulisnya.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyatakan bahwa pemerintah akan membentuk sebuah komite. Komite ini akan melibatkan berbagai kementerian dan lembaga untuk mengakomodasi masukan terkait pembangunan ini.

Agus menekankan bahwa komite tersebut akan berperan dalam menyempurnakan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (Ripnas) agar sesuai dengan kebutuhan Kalimantan.

“Kalimantan belum memiliki jaringan kereta api, padahal pulau ini memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Termasuk sektor mineral, yang membutuhkan dukungan infrastruktur transportasi memadai,” ujar Agus.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button