Nasional

100 Ribu Peserta Magang Nasional 2025, 30 Persen Dapat Kerja

Jakarta, Maret.id — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa jumlah peserta magang nasional di tahun 2025 mencapai 100 ribu orang. Dari angka tersebut, 30% di antaranya berhasil mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan masa magang.

“Menariknya dari data Pak Menaker, di tahun yang lalu itu 100.000 peserta magang, dari tentunya pelamarnya mencapai hampir 400.000 ya Pak,” kata Teddy di Pusat Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, pada Senin, 29 Juni 2026. Menurutnya, program magang nasional telah menjadi jembatan bagi lulusan baru universitas untuk memasuki dunia kerja.

Teddy menjelaskan bahwa peserta program magang juga mendapatkan imbalan sesuai upah minimum kabupaten/kota (UMK) di lokasi penempatan mereka. Besaran imbalan berkisar antara Rp3,5 juta hingga Rp6 juta per bulan. “Kemudian yang ketiga, diajari, dilatih oleh mentor-mentor di perusahaannya,” tambah Teddy.

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah resmi meluncurkan Program Magang Nasional (PMN) tahun 2026. Program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto telah memasuki tahun kedua dengan cakupan peserta yang semakin luas. “Salah satu PR Pemerintah yang terus ada sejak dulu adalah bagaimana caranya mahasiswa khususnya S1 yang lulus kuliah bisa langsung dapat kerja dan dapat gaji,” ujar Teddy.

“Untuk itu sejak tahun 2025 lalu dan sekarang tahun kedua, Presiden Prabowo melalui Menaker Prof Yassierli beserta tim, membuat Program Magang Nasional,” lanjutnya. Dalam program ini, para lulusan sarjana memiliki kesempatan untuk mengikuti PMN selama enam bulan di perusahaan mitra, yang diharapkan dapat membantu mereka memasuki dunia kerja secara lebih mudah.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button