Pemprov DKI Percepat Proyek Tujuh Infrastruktur Menuju 500 Tahun Jakarta

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat proyek infrastruktur menjelang perayaan lima abad kota ini. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dan memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa seluruh pembangunan dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, Jakarta harus menjadi kota yang nyaman, mudah diakses, dan mampu memberikan kebahagiaan bagi warganya.
“Yang paling penting, warga Jakarta hidupnya nyaman, mudah, dan bahagia,” ucap Pramono Anung. Pernyataan ini menegaskan bahwa fokus pembangunan tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Proyek yang sedang dan akan dilaksanakan mencakup pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah di Bantargebang, Tanjungan, dan Sunter. Pemprov DKI juga melanjutkan normalisasi sungai dan pengerukan kali guna mengurangi risiko banjir di berbagai wilayah.
Selanjutnya, pemerintah merencanakan pembangunan jalur bawah tanah yang menghubungkan gedung-gedung di kawasan Bundaran HI dengan stasiun MRT terintegrasi. Jalur tersebut juga akan memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperluas kegiatan usaha mereka.
“Berbagai pembangunan tersebut bertujuan menciptakan Jakarta yang lebih nyaman, mudah, dan membahagiakan bagi masyarakat,” tegas Pramono. Ia menilai pembangunan terintegrasi ini akan mendukung mobilitas warga dan memperkuat aktivitas ekonomi di pusat kota Jakarta.
Pemerintah juga berencana untuk membangun pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas untuk menghubungkan moda transportasi publik. Selain itu, tiang monorel yang terbengkalai di Jalan Rasuna Said akan dibongkar sebagai bagian dari penataan kawasan.
Pembangunan lainnya mencakup jembatan penghubung Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Ancol serta melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras. Pemprov DKI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan transportasi umum, termasuk penggratisan tarif bagi 15 golongan masyarakat.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menambahkan bahwa Jakarta terus mempersiapkan diri menjadi kota global dengan mengutamakan kesejahteraan masyarakat. “Berbagai kegiatan di kawasan Bundaran HI diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta mendorong tingkat okupansi hotel di Jakarta,” ucap Rano Karno.



