Nasional

Golkar Tegur Kader DPRD NTT Usai Kematian Dokter Icha

Jakarta, Maret.id — Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengkonfirmasi bahwa partainya akan memanggil seorang anggota DPRD di Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait tuduhan intimidasi terhadap dokter Icha.

“Kami akan mendalami kasus ini. DPD Provinsi sudah kami tugaskan untuk memanggil yang bersangkutan secepatnya,” kata Sarmuji, Selasa, 30 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa sanksi akan diberikan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap anggota DPRD tersebut.

“Didalami dulu. Kami perlu mendengarkan dari kedua belah pihak untuk memastikan apakah benar terjadi intimidasi,” jelasnya.

Menanggapi tuduhan bahwa anggota DPRD tersebut sering membuat masalah, termasuk isu terkait konsumsi alkohol, Sarmuji menyatakan bahwa hal ini bisa terjadi di semua partai politik.

“Tugas partai adalah memastikan para kader disiplin dan mematuhi aturan,” ucap Sarmuji.

Ia juga menekankan pentingnya bagi para pejabat publik untuk menjaga sikap dan tidak menyalahgunakan kewenangan. “Seluruh pejabat publik, khususnya kader Golkar, perlu menjaga diri dan tidak berperilaku tidak patut kepada orang yang berada di bawah mereka,” tegasnya.

Kematian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, atau Dokter Icha (27), telah menjadi perhatian masyarakat luas. Ia diduga mengakhiri hidupnya akibat tekanan psikologis setelah insiden dengan dua anggota DPRD TTU di IGD RS Leona, Kabupaten Timor Tengah Utara.

Sebelum pertemuan tersebut, dokter Icha menangani pasien korban gigitan ular.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button