Nasional

Mahasiswa Tuntut Penghematan, Ahok Contohkan Skema BBM

Jakarta, Maret.id — Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama, atau Ahok, menanggapi tuntutan mahasiswa terkait penghematan anggaran dan desakan untuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ahok mengusulkan skema penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM), seperti Pertamax dan Pertalite, sebagai contoh penghematan anggaran. Ia menyatakan bahwa pemerintah memiliki data yang cukup untuk menerapkan sistem subsidi yang lebih efisien melalui mekanisme digital.

Pandangan tersebut disampaikan Ahok dalam diskusi mengenai pentingnya efisiensi anggaran, sekaligus mengkritisi sejumlah kebijakan yang dinilainya dapat disederhanakan. Ia percaya, skema serupa dapat diterapkan pada program lain demi penghematan anggaran negara.

“Tuntutannya apa mahasiswa? Penghematan. Kenapa pemerintah mesti takut?” ucap Ahok dalam program YouTube, Ask Ahok Anything. Ia menambahkan, “Kalau saya jadi presiden, langsung saya bubarin itu BGN, Badan Gizi Nasional.”

Ahok menjelaskan bahwa voucher sistem digital dapat digunakan untuk mempermudah pengawasan dan distribusi. Ia kembali memberikan contoh BBM untuk menunjukkan pentingnya diskusi mengenai penghematan.

“Kenapa tidak mau membahas penghematan? Sudah ada kajiannya. Tinggal dua hal saja, bukan isu hapus Pertalite lalu ribut,” jelasnya. Ia juga mengusulkan penjualan BBM jenis Dexlite dan Pertamax Turbo sebagai alternatif, mengingat data sudah tersedia di KTP.

“Jangan alihkan bicara soal penghematan, sementara persoalan lain dibiarkan. Ya marah lah mahasiswa, saya aja bisa marah. Untungnya saya sudah bukan mahasiswa lagi,” ucap Ahok mengekspresikan ketidakpuasannya terhadap kebijakan yang ada.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button