Jenazah Pilot AMA Air Dievakuasi, Kemlu AS Berikan Respons

Jakarta, Maret.id — Jenazah pilot PT AMA Air, Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban penembakan saat pesawat dengan nomor registrasi PK-RCY diserang di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, telah berhasil dievakuasi oleh Koops TNI Habema.
Aparat terus memburu pelaku penembakan dan pembakaran pesawat tersebut. “Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi jenazah pilot PT AMA Air, Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban penembakan di Bandara Ipdeheik,” ucap Jenderal Agus Subiyanto, Komandan Koops TNI Habema.
Seiring evakuasi, personel Koops TNI Habema juga melaksanakan penyisiran dan pengejaran terhadap pelaku penembakan. Merespons cepat insiden ini, Koops TNI Habema melaksanakan Operasi Khusus Perebutan Cepat untuk mengamankan bandara sebagai pintu masuk bantuan.
Operasi juga mencakup pelaksanaan Tactical Search and Rescue (SAR) untuk mengevakuasi korban serta memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi kejadian. “Operasi dilaksanakan secara cepat dan terkoordinasi mengingat medan pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi,” ujar Letnan Kolonel Indra Safrizal, Kepala Operasi TNI.
Pemerintah Amerika Serikat menyatakan bahwa mereka terus berkomunikasi dengan pihak berwenang Indonesia terkait kematian pilot asal Amerika, yang ditembak oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). “Kami mengetahui bahwa pihak berwenang Indonesia saat ini sedang menyelidiki laporan kematian warga AS di Papua,” ucap Karen Smith, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS.





