Nasional

Prabowo: Selamatkan Rp10,2 Triliun dan Hutan Jutaan Hektare dari Cengkeraman Koruptor!

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyaksikan penyerahan denda administratif sebesar Rp10.270.051.886.464 dan lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare. Acara penyerahan tersebut berlangsung di kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, pada Rabu, 13 Mei 2026.

Upaya Penyelamatan Aset Negara

Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyelamatkan kekayaan negara melalui penertiban kawasan hutan dan pemberantasan praktik korupsi. Presiden Prabowo menegaskan bahwa langkah ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi merupakan bukti nyata keberpihakan negara terhadap kepentingan rakyat. Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa masyarakat kini berharap untuk melihat hasil konkret dari kerja pemerintah.

“Saya kira saudara-saudara, acara-acara seperti ini, jangan kita anggap hanya seremoni atau show. Pandangan saya, keyakinan saya, bangsa Indonesia, rakyat Indonesia, sudah pada tahap bahwa rakyat kita ingin melihat bukti,” ujar Prabowo dengan tegas.

Jumlah Tindakan Penyerahan yang Meningkat

Dalam kesempatan yang sama, mantan Menteri Pertahanan itu mengungkapkan bahwa penyerahan ini merupakan yang keempat kalinya, dengan total nilai penyelamatan aset negara yang mencapai sekitar Rp40 triliun. Hasil dari penyelamatan tersebut, menurut Presiden, akan digunakan untuk mempercepat pembangunan fasilitas pelayanan publik, termasuk perbaikan Puskesmas dan sekolah di seluruh Indonesia.

“Setelah memperbaiki 17 ribu sekolah pada tahun lalu, pemerintah menargetkan perbaikan 70 ribu sekolah tahun ini dan 100 ribu sekolah tahun depan. Tahun depannya lagi kita juga selesaikan, semua madrasah dan sebagainya akan kita perbaiki,” tambah Prabowo.

Pendidikan sebagai Prioritas Utama

Kepala Negara menjelaskan bahwa renovasi fasilitas pendidikan menjadi salah satu fokus utama pemerintah saat ini. Ia menegaskan bahwa dana yang diselamatkan merupakan upaya keras untuk memastikan bahwa uang negara tidak jatuh ke tangan para koruptor.

“Semua ini akan kita perbaiki dengan uang-uang yang kalau tidak kita selamatkan, akan hilang. Dimakan para koruptor dan para maling-maling,” tandas Prabowo.

Apresiasi untuk Satuan Tugas Penertiban

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), Kejaksaan, Polisi, TNI, BPKP, dan PPATK atas kerjasama yang telah dilakukan dalam mengamankan aset negara.

Ia menekankan bahwa penguasaan negara atas sumber daya alam merupakan amanat konstitusi yang harus dijalankan demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan rakyat dapat merasakan manfaat langsung dari tindakan pemerintah dalam penegakan hukum dan pengelolaan aset negara yang lebih baik.

Dengan fokus yang jelas pada pendidikan dan pembangunan infrastruktur, pemerintah berupaya memberikan keyakinan kepada rakyat bahwa kerja keras serta tindakan tegas terhadap korupsi dapat memberikan hasil yang nyata dan saling menguntungkan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button