Nasional

SPMB PJJ 2026 Dibuka, 2,4 Juta Anak Putus Sekolah Kembali Belajar

Jakarta, Maret.id — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru Pendidikan Jarak Jauh (SPMB PJJ) untuk jenjang pendidikan menengah tahun 2026. Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan jutaan anak tidak sekolah (ATS) ke bangku pendidikan.

Program SPMB PJJ tidak hanya berfokus pada penerimaan peserta didik baru, tetapi juga berkomitmen untuk memastikan keberhasilan penyelesaian pendidikan mereka. Melalui Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK), SPMB PJJ dirancang sebagai model layanan pendidikan yang inklusif.

Program ini menargetkan sekitar 2,4 juta ATS berusia 16–18 tahun yang selama ini terhalang akses pendidikan formal karena berbagai faktor sosial, ekonomi, dan geografis. Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan pentingnya pendekatan baru dalam layanan pendidikan.

“Pendidikan yang berkeadilan bukan berarti memberikan layanan yang sama kepada semua anak, tetapi memastikan setiap anak memperoleh dukungan sesuai kondisi dan kebutuhannya,” ujar Suharti saat membuka Webinar Nasional Pencanangan SPMB PJJ 2026 pada Sabtu, 4 Juli 2026. Ia mengingatkan bahwa jutaan ATS harus segera dirangkul agar tidak kehilangan kesempatan untuk membangun masa depan melalui pendidikan.

Transformasi pendidikan jarak jauh ini memungkinkan sekolah hadir tanpa batasan ruang dan waktu, sehingga layanan dapat menjangkau anak-anak di berbagai kondisi. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menyatakan bahwa keberhasilan SPMB PJJ tidak diukur dari jumlah pendaftar, melainkan dari kemampuan peserta untuk bertahan hingga menyelesaikan pendidikan.

“Target akhirnya bukan hanya meningkatkan angka partisipasi sekolah, tetapi memastikan setiap anak memperoleh ijazah dan kesempatan untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik,” ucap Direktur PKPLK, Saryadi. Hal ini menegaskan keberlanjutan dan tujuan jangka panjang dari transformasi pendidikan yang dicanangkan oleh Kemendikdasmen.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button