Nasional

KBN Tegas Kerjasama dengan Nelayan Marunda untuk Pengembangan Kawasan dan Reklamasi

Jakarta, Maret.id — KBN Gandeng … Perusahaan di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) memperkuat komunikasi dengan masyarakat pesisir melalui diskusi mengenai rencana pengembangan kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Di dalam forum ini, kolaborasi antara KBN dan nelayan menjadi titik fokus utama untuk memastikan bahwa masyarakat terlibat dalam setiap langkah pengembangan yang direncanakan.

Pengembangan Kawasan Marunda

Pada Rabu, 13 Mei 2026, Pelaksana Tugas Direktur Utama KBN, Muhammad Isran, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melibatkan masyarakat dalam proses penyusunan pengembangan kawasan Marunda. Di saat bersamaan, pihak KBN mengadakan sosialisasi yang bertajuk “Sosialisasi Rencana Pengembangan KBN dan Peningkatan Kapasitas Kawasan Pesisir Marunda.”

“Melalui pertemuan ini, kami berharap dapat menyampaikan rencana kami ke depan sekaligus mendapatkan masukan dari semua yang hadir,” jelas Isran. Dengan melibatkan perwakilan masyarakat, KBN berusaha untuk mengevaluasi setiap aspek dari pengembangan wilayah yang dilakukan.

Komitmen KBN terhadap Lingkungan

Muhammad Isran juga menyadari bahwa setiap proyek pembangunan membawa dampak terhadap lingkungan dan masyarakat. Oleh karena itu, KBN berkomitmen untuk meminimalkan dampak negatif sambil memaksimalkan manfaat ekonomi bagi warga pesisir. “Kami ingin memastikan bahwa infrastruktur dan konektivitas yang akan dibangun selaras dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Direktur Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan, Permana Yudiarso, turut menghadiri pertemuan ini. Ia menekankan pentingnya pengembangan kawasan industri yang harus tetap memperhatikan keberlanjutan ekosistem pesisir dengan aspirasi dari masyarakat nelayan. Hal ini menggarisbawahi perlunya tata kelola pesisir yang berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan Marunda.

Aspirasi Nelayan Pesisir

Kehadiran nelayan dalam forum sosialisasi ini mendapat tanggapan positif dari Ketua Paguyuban Nelayan Kalibaru Cilincing Marunda (KCM), Kubil. Ia mengekspresikan harapannya agar nelayan mendapatkan perhatian lebih dalam proyek pengembangan kawasan. “Saya berharap ada pelabuhan kecil untuk nelayan pesisir sehingga dampaknya terhadap kami bisa diminimalkan,” ujar Kubil.

Senada dengan hal itu, Ketua Asosiasi Masyarakat Nelayan Cilincing Bersatu (CIBER), Ajid Durohman, juga menyatakan harapannya agar komunikasi antara perusahaan dan masyarakat nelayan tidak berhenti hanya pada satu kegiatan sosialisasi ini. Ia berharap forum seperti ini dapat menjadi agenda rutin untuk memastikan semua aspirasi masyarakat nelayan terakomodasi dalam setiap tahap pengembangan kawasan.

Dengan langkah-langkah yang diambil KBN, diharapkan kolaborasi dengan nelayan akan menghasilkan solusi yang berkelanjutan dan menguntungkan untuk semua pihak yang terlibat, serta membawa kemajuan yang bertanggung jawab dalam pengembangan kawasan Marunda.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button