Muzani Tegaskan Perjalanan ke Iran sebagai Utusan Presiden

Jakarta, Maret.id — Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan bahwa keberangkatannya ke Iran adalah dalam kapasitas sebagai utusan khusus Presiden, bukan sebagai wakil MPR.
Muzani mengatakan dirinya diutus langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui Menteri Luar Negeri untuk mewakili Indonesia dalam prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. “Saya dihubungi oleh Menteri Luar Negeri bahwa Presiden meminta kami untuk mewakili rakyat dan bangsa Indonesia untuk datang ke Iran menghadiri upacara pemakaman Ayatullah Ali Khamenei,” kata Muzani kepada wartawan pada Rabu, 8 Juli 2026.
Pemerintah Indonesia juga akan menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ali Khamenei atas nama bangsa dan seluruh rakyat Indonesia. Presiden meminta agar Muzani dan Menteri Luar Negeri dapat hadir dalam prosesi pemakaman yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026. “Atas nama bangsa Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia kita menyampaikan duka cita yang mendalam,” ucap Muzani.
Muzani menambahkan bahwa jadwal keberangkatan masih dibahas oleh Kementerian Luar Negeri, dan semua pengaturan teknis akan dikoordinasikan oleh kementerian tersebut. Menyikapi kritik mengenai kapasitas keberangkatannya, Muzani menegaskan bahwa ia berangkat sebagai utusan khusus Presiden. “Ya sebagai utusan khusus Presiden,” tegasnya.
Ia mengakui bahwa saat menerima penugasan, tidak dijelaskan secara spesifik mengenai kapasitas jabatannya. Namun, yang ditekankan adalah ia diminta untuk mewakili bangsa dan rakyat Indonesia dalam prosesi tersebut. Muzani juga menjelaskan bahwa MPR dan Presiden adalah lembaga negara yang berkedudukan setara.





