Terakhir! Batas Pendaftaran UM

Jakarta, Maret.id — Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) mengajak seluruh calon mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan pendaftaran Ujian Masuk PTKIN 2026 yang akan berlangsung hingga 30 Mei 2026.
Peluang untuk Generasi Muda
Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Abdul Aziz, menekankan bahwa Ujian Masuk PTKIN (UM-PTKIN) bukan hanya sekadar jalur seleksi masuk perguruan tinggi. Namun, UM-PTKIN juga berfungsi sebagai salah satu pintu strategis dalam membentuk generasi akademik yang unggul dan berintegritas serta memiliki wawasan keislaman yang moderat.
“PTKIN hadir sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, nilai, dan karakter. Kami membuka kesempatan luas bagi generasi muda Indonesia untuk menjadi bagian dari ekosistem akademik yang inklusif dan inovatif,” ungkap Abdul Aziz dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta.
Proses Pendaftaran yang Mudah
Para peserta UM-PTKIN 2026 adalah siswa dengan latar belakang pendidikan setara MA/MAK/SMA/SMK/SPM/PDF/PKPPS yang lulus pada tahun 2024, 2025, dan 2026. Mereka dapat memilih maksimal tiga program studi di PTKIN maupun PTN serta menentukan lokasi ujian sesuai pilihan.
Pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui laman resmi UM-PTKIN di [https://um.ptkin.ac.id]. Pendaftaran dinyatakan sah setelah peserta menyelesaikan proses finalisasi yang telah ditentukan.
Sistem Ujian Terpadu dan Modern
UM-PTKIN 2026 direncanakan akan berlangsung secara terpadu di 58 PTKIN dan satu PTN di seluruh Indonesia. Tahun ini, sistem ujian menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang memungkinkan pelaksanaan ujian secara luring di lokasi pilihan peserta.
“Penerapan SSE membuat pelaksanaan ujian menjadi paperless, lebih efisien, dan akurat. Ini merupakan langkah untuk menjunjung prinsip keadilan, transparansi, serta ramah bagi difabel,” jelas Abdul Aziz lebih lanjut.
Fokus Seleksi yang Menyeluruh
Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, yang meliputi UIN, IAIN, dan STAIN, terus berkembang menjadi pusat keunggulan akademik di berbagai bidang ilmu. Ini termasuk keagamaan, sains, sosial, kesehatan, ekonomi, hingga teknologi.
Calon mahasiswa juga memiliki peluang untuk memilih hingga tiga program studi yang sesuai dengan minat dan potensi mereka. Materi seleksi UM-PTKIN 2026 berfokus pada pengukuran kemampuan penalaran dan kesiapan akademik melalui Tes Bakat Skolastik dan Tes Literasi.
Tes Bakat Skolastik mencakup kemampuan berpikir logis, verbal, spasial, dan kuantitatif. Ada juga Tes Literasi yang meliputi literasi bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Arab, kemampuan baca tulis Al Quran, literasi numerasi, serta literasi ajaran Islam.
Dengan adanya sistem yang lebih modern dan inklusif, diharapkan UM-PTKIN 2026 dapat menjadi salah satu ajang untuk mencetak generasi penerus yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga teguh dalam nilai-nilai keislaman.





