Agus Jabo Serukan Generasi Muda Rancang Gagasan Besar Indonesia

Jakarta, Maret.id — Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor gagasan dan pergerakan dalam mendukung pembangunan nasional.
Pernyataan itu disampaikan Agus Jabo saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) serta penutupan Sekolah Pelopor LMND.
“Dibutuhkan generasi pelopor yang mampu membuka jalan menuju kemakmuran dan keadilan sosial,” kata Agus Jabo.
Ia menekankan pentingnya tindakan nyata dalam pergerakan sebagai manifestasi dari kepeloporan. “Kepeloporan saya maknai dalam dua hal, yaitu kepeloporan dalam gagasan dan kepeloporan dalam pergerakan,” ucapnya.
Agus Jabo berharap para kader yang telah mengikuti Sekolah Pelopor dapat menjadi pelopor di daerah masing-masing.
Ia juga menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang melaksanakan perubahan mendasar untuk mewujudkan amanat Proklamasi 17 Agustus 1945 dan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
“Saya katakan, Presiden Prabowo saat ini sedang memimpin perubahan besar sesuai implementasi cita-cita Proklamasi,” ujar Agus Jabo, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA).
Ia menekankan bahwa arah pembangunan pemerintah berfokus pada perlindungan rakyat, peningkatan kesejahteraan, dan penguatan kedaulatan nasional berlandaskan Pancasila.
Agus Jabo juga menekankan upaya pemerintah untuk memperkuat kemandirian nasional melalui pengelolaan sumber daya alam yang lebih berorientasi kepada kepentingan rakyat. “Presiden sedang berjuang agar sumber daya alam Indonesia dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat, bukan hanya segelintir orang,” tambahnya.
Ia mengingatkan bahwa demokrasi ekonomi menurut Pasal 33 UUD 1945 harus diwujudkan. Selain itu, beberapa program prioritas pemerintah juga dinyatakan sebagai bagian dari upaya mempercepat kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut antara lain penguatan kemandirian pangan dan energi, Program Makan Bergizi Gratis, serta Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga miskin.





