SPBU Medan Normal Kembali, Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Jakarta, Maret.id — Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Medan dan sekitarnya mengalami lonjakan signifikan. Hal ini menyebabkan pelayanan di beberapa Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) mengalami kendala.
PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa distribusi BBM di seluruh SPBU di Medan kini telah kembali beroperasi normal. Peningkatan kebutuhan BBM dalam beberapa hari terakhir berkaitan erat dengan peningkatan aktivitas masyarakat, termasuk dimulainya kembali kegiatan sekolah dan perkantoran.
“Seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, kebutuhan BBM di Medan mengalami kenaikan sekitar 5–10 persen dibandingkan rata-rata harian,” ucap Kitty Andhora, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga. Perusahaan merespons dengan memperkuat kapasitas distribusi.
Sebagai langkah konkret, Pertamina Patra Niaga menambah 10 unit mobil tangki operasional dan 30 unit mobil tangki spot charter. Perusahaan juga memperkuat personel distribusi dengan tambahan 34 Awak Mobil Tangki dari Fuel Terminal terdekat.
Upaya ini didukung dengan 16 personel dari Bekangdam untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Pertamina terus melakukan pembinaan pada mitra operasional guna menjaga standar keselamatan dan kepatuhan dalam distribusi BBM.
Operasional Fuel Terminal Medan dioptimalkan selama 24 jam. Hasilnya, pada 14 Juli 2026, realisasi penyaluran mencapai 104 persen dari target harian dengan pengoperasian 149 unit mobil tangki.
Saat ini, seluruh proses distribusi BBM ke SPBU di Medan berlangsung lancar. Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memastikan keandalan pasokan energi bagi masyarakat.
“Kami mengapresiasi dukungan semua pihak yang telah membantu percepatan distribusi. Stok BBM saat ini dalam kondisi aman, dan kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan,” tutup Kitty.





