Indonesia Susun Roadmap AI Nasional, Airlangga Tekankan Peran AI

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan peta jalan pengembangan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) nasional. Ini merupakan bagian dari upaya menyelaraskan perkembangan teknologi Indonesia dengan kebijakan global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa langkah ini diperkuat dengan bergabungnya Indonesia sebagai negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO). Organisasi ini dibentuk untuk mendorong tata kelola AI secara global.
“Di Indonesia sedang disiapkan juga roadmap untuk pengembangan AI,” kata Airlangga dalam konferensi pers virtual pada Jumat, 17 Juli 2026.
Menurut Airlangga, WAICO berlandaskan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk saling percaya dan kebijakan berpusat pada manusia. Melalui organisasi ini, Indonesia berkomitmen aktif menjembatani kesenjangan kemampuan teknologi antarnegara.
Ia menegaskan bahwa AI harus menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi global. “AI diharapkan menjadi jembatan, bukan menjadi digital divide, tetapi menjadi jembatan untuk kebersamaan,” ujar Airlangga.
Kehadiran Indonesia di WAICO menjadi penegasan bahwa pengelolaan AI harus dilakukan dengan aman, tepercaya, dan andal. Sebagai salah satu negara besar di Asia, Indonesia memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam penyusunan kebijakan dan pengembangan teknologi di tingkat global.
“Sebagai negara besar di Asia, Indonesia memiliki kesempatan emas untuk berkontribusi nyata dalam kebijakan, dalam pengembangan, dan berperan aktif dalam kelembagaan WAICO sendiri,” jelas Airlangga.





