Nasional

Universitas Republik Indonesia Siapkan Sarjana dan Doktor Baru

Jakarta, Maret.id — Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Donny Ermawan menegaskan bahwa URI memiliki konsep pendidikan yang berbeda dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Ia menjelaskan bahwa sementara Lemhannas fokus pada pendidikan ketahanan nasional, URI akan mengedepankan pendidikan bergelar yang memperkuat kepemimpinan dan karakter. “Kalau Lemhannas ini akan melaksanakan tugas sendiri terkait dengan ketahanan nasional. Kalau kita ini lebih banyak kepada pendidikan managerial skill dilengkapi dengan wawasan kebangsaan, cinta kepada tanah air, patriotisme, punya karakter integritas yang tinggi, kejujuran, dan lain sebagainya,” ucap Donny.

Menurutnya, URI ditujukan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul secara akademik dengan kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang solid. Untuk mencapai tujuan tersebut, URI akan melibatkan tenaga pengajar dari dalam dan luar negeri.

“Yang mengajar banyak nanti, bisa dari luar negeri, juga banyak pengajar-pengajar dari dalam negeri, dosen-dosen dari universitas juga bisa mengajar,” ujar Donny. Ia juga memastikan bahwa mahasiswa URI akan memperoleh gelar akademik, berbeda dengan Lemhannas yang lebih dikenal menyelenggarakan pendidikan non-gelar.

“Ini beda kalau yang universitas ya, tetap gelar. Kita kerja sama juga dengan beberapa universitas unggulan di luar negeri,” ucapnya. Donny menambahkan bahwa URI akan membuka berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sarjana hingga doktor, dengan beragam bidang keilmuan.

“Ada dokter nanti, ada sarjana, insinyur, segala macam banyak,” tutupnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button