Kantor Tim Hotman Paris 911 Mataram Digeruduk Massa Aktivis

Jakarta, Maret.id — Kantor Tim Hotman Paris 911 di Jalan Sriwijaya, Kota Mataram, dipenuhi massa dari berbagai elemen masyarakat pada Jumat, 24 Juli 2026. Aksi ini dipicu oleh sejumlah tuntutan terkait aktivitas tim kuasa hukum tersebut di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Para demonstran, yang sebagian besar merupakan aktivis, menyoroti penyaluran dana tali asih untuk korban kebakaran santri. Mereka juga mengkritik unggahan media sosial salah satu anggota tim, yang dianggap provokatif. Aksi tersebut dimulai sekitar pukul 15.00 WITA dengan orasi yang bergantian dari berbagai orator.
Massa menyampaikan kritik yang menganggap keberadaan Tim Hotman 911 telah menciptakan polemik di tengah masyarakat. Mereka menduga tim tersebut telah memicu perpecahan melalui informasi yang dinilai salah terkait peristiwa kebakaran di pondok pesantren.
Terutama terkait dana tali asih untuk tiga santri yang menjadi korban kebakaran, yang disebut-sebut berasal dari sejumlah pihak, termasuk Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati dan Komisi III DPR RI. Massa juga menyoroti unggahan media sosial oleh Putry Maya Rumanti, anggota Tim Hotman 911, yang dianggap menghina beberapa tokoh daerah.
Ketua Forum Rakyat Bersatu, Eko Rahady, menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk aspirasi masyarakat yang ingin menjaga situasi tetap kondusif. “Kami datang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Tim Hotman 911 memicu keresahan dan berpotensi memecah kerukunan masyarakat NTB. Kami meminta keberadaan mereka dievaluasi,” ucap Eko.





