Nasional

Gerbang Tani: SPPG Tingkatkan Pemberdayaan Petani Melalui MBG

Jakarta, Maret.id — Ketua Umum Gerbang Tani PKB, Dr. Idham Arsyad, M.Si., mendorong pemerintah untuk mengembangkan skema contract farming. Ini bertujuan menghubungkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan kelompok tani, peternak, pembudidaya ikan, koperasi, dan kelembagaan ekonomi petani.

Idham menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi besar yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Dengan menyambungkan kebutuhan pangan SPPG dengan produksi petani lokal, program tersebut dapat memperluas manfaat dan memberdayakan ekonomi rakyat.

“Anak-anak mendapatkan makanan bergizi, petani mendapatkan kepastian pasar, desa mendapatkan perputaran ekonomi, dan negara semakin kuat kemandirian pangannya,” ucap Idham. Menurutnya, kebutuhan SPPG akan berbagai bahan pangan dalam jumlah besar menciptakan pasar potensial bagi para petani.

Ia menambahkan bahwa tantangan yang dihadapi petani bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memastikan adanya pembeli untuk hasil panen mereka. “Di sinilah peluang besarnya. Kebutuhan pangan MBG dapat dipertemukan dengan kebutuhan petani terhadap kepastian pasar,” jelasnya.

Idham menegaskan bahwa tidak perlu menciptakan pasar baru karena SPPG sudah tersedia sebagai pasar. Hal yang diperlukan adalah membangun jembatan untuk menghubungkan kebutuhan SPPG dengan kapasitas produksi petani. Melalui contract farming, kelompok tani dan peternak dapat mendapatkan kepastian mengenai komoditas, volume, standar kualitas, jadwal pasokan, serta mekanisme harga.

Sebaliknya, SPPG juga dapat memperoleh pasokan pangan yang lebih segar dan berkelanjutan dari produsen terdekat. Model ini akan memperpendek rantai pasok dan meningkatkan efisiensi logistik, sehingga perputaran belanja pangan MBG dapat diperbesar di tingkat lokal.

Gerbang Tani melihat bahwa contract farming dapat memperkuat akses petani terhadap pembiayaan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button