Nasional

SIGMA KSDAE Terbaru: Menhut Raja Juli Perkuat Hutan Konservasi

Jakarta, Maret.id — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan hutan konservasi.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berbasis digital, menteri kehutanan Raja Juli Antoni juga mendorong modernisasi layanan kehutanan. Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung kemudahan berusaha.

Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui peluncuran Sistem Informasi Kerja Sama Penyelenggaraan Kawasan Konservasi (SIGMA KSDAE) versi terbaru. Sistem ini diperkenalkan dalam Rapat Koordinasi Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Penyelenggaraan Kawasan Suaka Alam (KSA), Kawasan Pelestarian Alam (KPA), dan Taman Buru (TB) Tahun 2026.

Direktur Perencanaan Konservasi, Ammy Nurwati, menegaskan bahwa pengelolaan kawasan konservasi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Saat ini, terdapat 525 perjanjian kerja sama aktif yang tersebar di 87 unit pelaksana teknis dan daerah di seluruh Indonesia.

Kerja sama tersebut melibatkan BUMN, BUMD, kementerian dan lembaga, pelaku usaha, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, hingga yayasan. Menurut Ammy, pembaruan SIGMA KSDAE menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan kerja sama kawasan konservasi.

Sistem yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai alat monitoring internal kini dikembangkan menjadi platform digital yang lebih terintegrasi, adaptif, dan terdokumentasi. “Melalui pembaruan ini, SIGMA KSDAE mengintegrasikan seluruh siklus penyelenggaraan kerja sama dalam satu sistem, mulai dari pengajuan kerja sama baru, perubahan, perpanjangan, kajian lapangan, persetujuan hingga tingkat Menteri, penerbitan perjanjian, penyusunan dokumen perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi, hingga pengakhiran perjanjian,” kata Ammy.

Selain mempermudah pengelolaan data secara real time, SIGMA KSDAE juga memberikan akses kepada para mitra untuk memantau perkembangan kerja sama secara lebih terbuka dan transparan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button