Materi Pencegahan LGBTQ Diajarkan di Kelas 4 SD Kemenag

Jakarta, Maret.id — Kementerian Agama (Kemenag) sedang mematangkan penyusunan materi edukasi pencegahan penyebaran budaya lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ). Materi ini akan diintegrasikan ke dalam kurikulum pelajaran agama di lembaga pendidikan keagamaan.
Penyusunan materi dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh direktorat pendidikan lintas agama, mengikuti ajaran masing-masing agama dalam kerangka kebijakan Kementerian Agama. “Hasil akhirnya harus menjadi kebijakan bersama di lingkungan Kementerian Agama,” kata Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi’i.
Draft materi yang disusun perlu mendapatkan kesepakatan lintas agama sebelum ditetapkan sebagai kebijakan resmi. “Itu memang harus atas sepengetahuan dan hasil kesepakatan bersama,” ujarnya dalam rapat koordinasi pimpinan Kementerian Agama pada Selasa, 28 Juli 2026.
Ketua Tim Penyusun, Prof. Inung, menjelaskan bahwa setiap direktorat pendidikan agama sedang menyusun draft materi berdasarkan ajaran masing-masing. Semua materi akan disatukan di bawah payung kebijakan Kementerian Agama. “Materi ini akan memiliki payung bersama,” kata Prof. Inung.
Materi tersebut juga dirancang untuk menghormati harkat dan martabat manusia serta menghindari praktik perundungan (bullying). Draf materi ditargetkan selesai pada pertengahan Agustus dan akan dibahas bersama para pakar serta pemangku kepentingan sebelum dijadwalkan untuk pelaksanaan di lembaga pendidikan.
Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Direktorat Pendidikan Kristen, Direktorat Pendidikan Katolik, dan Ditjen Bimas Hindu, juga telah melaporkan perkembangan penyusunan materi sesuai karakteristik pendidikan masing-masing. Mereka seluruhnya siap menyelesaikan penyusunan materi sesuai target.
Wamenag menjelaskan bahwa penyusunan materi bertujuan untuk membangun kesadaran peserta didik dalam lingkungan pendidikan Kementerian Agama. “Membangun kesadaran pencegahan penyebaran budaya LGBT ini di semua anak didik sangatlah penting,” katanya.





