Minyak Dunia Bergejolak, Menteri Bahlil Tegaskan Harga Pertalite dan LPG 3 Kg Stabil

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia memastikan tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG subsidi meskipun terjadi fluktuasi harga minyak dunia.
Kepastian ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai rapat terbatas dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Selasa (28/7). Bahlil menjelaskan bahwa harga Pertalite tetap sebesar Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
“Kami dapat memastikan bahwa untuk harga BBM subsidi tidak ada kenaikan sesuai dengan apa yang sudah diputuskan,” kata Bahlil. Ia menambahkan bahwa stok minyak mentah dan BBM Indonesia berada di atas standar minimum nasional di tengah gejolak global.
Selain mengumumkan kepastian harga BBM, Bahlil juga menyatakan bahwa pemerintah akan meresmikan program listrik desa di lebih dari 1.400 titik menjelang 14 Agustus. Proyek ini merupakan bagian dari realisasi akhir Program Listrik Desa Tahun 2025.
Pemerintah juga mempersiapkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW). “Tahap pertama proyek tersebut sudah disetujui dan akan ditandai dengan peletakan batu pertama,” ucapnya.
“Jadi, ini langsung sudah jalan menyangkut dengan PLTS dan tahap pertama sudah disetujui,” tambah Bahlil, menekankan bahwa Bapak Presiden rencananya akan meresmikan proyek tersebut.





