PEMBURUAN PROMO TIKET MAHAL DENGAN SEGERA!

Jakarta, Maret.id — Kenaikan harga tiket pesawat domestik yang dipicu oleh fuel surcharge telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat mengenai biaya perjalanan udara. Dalam menghadapi momen libur sekolah yang semakin dekat, asosiasi pelaku industri pariwisata mendorong masyarakat untuk lebih cermat serta proaktif dalam mencari promo dan jadwal penerbangan yang sesuai.
ASITA Anjurkan Pemesanan Tiket Lebih Awal
Ketua Umum Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), Nunung Rusmiati, menghimbau agar masyarakat memesan tiket pesawat jauh-jauh hari. Menurutnya, ini adalah langkah efisien untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Ia juga menekankan bahwa travel agent siap memberikan solusi sesuai anggaran para wisatawan.
“Booking tiket lebih awal supaya mendapat harga yang lebih terjangkau. Travel agent juga siap memberikan solusi sesuai anggaran wisatawan,” ujarnya saat diwawancarai dalam program PRO3 RRI.
Kolaborasi untuk Menjaga Harga Paket Wisata
Nunung menambahkan bahwa saat ini, travel agent aktif berkolaborasi dengan hotel dan pelaku wisata lainnya. Kerjasama ini dilakukan untuk memastikan agar harga paket wisata tetap kompetitif dan fleksibel. Dengan pendekatan ini, masyarakat dapat memilih jadwal penerbangan yang lebih ekonomis.
“Kami berkolaborasi dengan hotel dan memberikan pilihan perjalanan lebih fleksibel. Masyarakat bisa memilih jadwal dengan harga lebih rendah,” tambah Nunung, yang kini berfokus pada pengembangan sektor pariwisata di Indonesia.
INACA Tegaskan Maskapai Tidak Selalu Terapkan Surcharge Maksimal
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Induk Koperasi Antara lain Indonesian National Air Carriers Association (INACA), Bayu Sutanto, mengungkapkan bahwa maskapai penerbangan tidak selalu mengenakan surcharge maksimal pada penumpang. Penyesuaian tarif, diakui Bayu, sangat bergantung pada permintaan pasar serta kondisi load factor penerbangan.
“Kami tetap melihat permintaan penumpang dan kondisi load factor penerbangan. Jika tarif terlalu tinggi dan penumpang sepi, tentu itu akan merugikan maskapai,” klarifikasi Bayu dalam kesempatan yang sama.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memilih waktu perjalanan dengan bijak agar dapat memperoleh tiket dengan harga yang lebih terjangkau. Menurutnya, harga tiket sangat dipengaruhi oleh musim perjalanan dan jadwal penerbangan yang ada.
Dengan promosi dan kolaborasi antar pelaku industri, diharapkan masyarakat bisa lebih cerdas dalam merencanakan perjalanan udara mereka dan menikmati liburan dengan biaya yang lebih terjangkau dan nyaman. Dalam konteks ini, kesadaran dan proaktif dari masyarakat menjadi kunci utama untuk mendapatkan layanan terbaik di era yang penuh tantangan ini.



