Nasional

Anggota Komisi X Kunjungi Korban Begal dan Ganti Ponsel

Jakarta, Maret.id — Anggota Komisi X DPR RI dari Partai NasDem, Lita Machfud Arifin, menjenguk pelajar SMP berinisial MAA (14) yang menjadi korban aksi begal brutal di Palembang, Sumatera Selatan. Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan moral bagi korban yang kini masih dirawat akibat luka tusuk di kepala dan sejumlah luka lainnya.

Kasus yang menimpa MAA menarik perhatian publik setelah diketahui bahwa pelajar yang merupakan anak yatim ini berusaha mempertahankan ponselnya dari dua pelaku. Akibat perlawanan tersebut, korban terseret sepeda motor sejauh sekitar tujuh meter dan mengalami luka serius.

Lita Machfud Arifin menegaskan bahwa insiden ini bukan sekadar tindak kriminal biasa. Dia menyebutnya sebagai sinyal serius meningkatnya kriminalitas di kalangan remaja. “Kasus ini menjadi alarm keras bagi kita semua. Evaluasi harus dilakukan agar penanganan anak yang berhadapan dengan hukum tetap mengedepankan pembinaan, namun juga memberikan keadilan bagi korban,” kata Lita.

Politisi ini juga memberikan apresiasi kepada Polrestabes Palembang yang berhasil menangkap salah satu pelaku berinisial MRP (15). Dia meminta agar pengungkapan kasus dilanjutkan hingga semua pelaku dihukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Lita mengingatkan pentingnya penanganan kasus remaja secara komprehensif. “Selain menegakkan keadilan bagi korban, negara perlu mengevaluasi faktor-faktor yang mendorong meningkatnya kriminalitas remaja,” ujarnya.

Saat menjenguk MAA di rumah sakit, Lita memberikan dukungan moril serta memberikan ponsel pengganti kepada korban. Dia berpesan agar MAA lebih mengutamakan keselamatan jiwa jika menghadapi situasi serupa di masa depan. “Handphone bisa diganti, tetapi keselamatan nyawa jauh lebih berharga,” ucap Lita.

Pihak kepolisian telah menangkap satu pelaku, MRP, sementara satu pelaku lagi masih buron. Insiden tersebut terjadi pada Minggu, 26 Juli 2026, di Jalan Gersik, Lorong Amal Muslim, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang, saat korban diserang dengan cara merampas telepon genggamnya. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang belum ditangkap.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button