Nasional

Lippo dan Pakuwon Bahas Pagar Tinggi Mal, James Riady Beri Penjelasan

Jakarta, Maret.id — Fenomena pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal besar di Jakarta menarik perhatian publik. Lippo Group dan Pakuwon Mall menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil oleh manajemen lokal dan bukan merupakan kebijakan perusahaan.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia sekaligus Chairman Lippo Group, James T. Riady, menyatakan bahwa keamanan nasional saat ini dalam kondisi baik. “Dulu semua mal Lippo pernah memasang pagar ketika terjadi kerusuhan. Sekarang sudah tidak diperlukan lagi karena situasi sudah tenang,” ucap James.

James menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu cemas mengenai kondisi sosial dan ekonomi. Ia percaya pemerintah telah berhasil menjaga daya beli masyarakat melalui sejumlah kebijakan strategis.

Beberapa kebijakan tersebut termasuk mempertahankan harga BBM bersubsidi, tarif listrik rumah tangga bersubsidi, dan harga LPG 3 kilogram, meski terjadi lonjakan harga energi global akibat konflik geopolitik. “Selama BBM subsidi tidak naik, LPG 3 kilogram tidak naik, dan tarif listrik rumah tangga bersubsidi tetap, tidak ada alasan masyarakat gelisah,” tegasnya.

Pendiri dan Pemilik Pakuwon Group, Alexander Tedja, juga menyatakan hal yang sama. Ia menegaskan bahwa pemasangan pagar merupakan kebijakan manajemen lokal. “Itu kebijakan manajemen lokal dan akan segera dibongkar,” ucap Alex.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman juga telah berkomunikasi langsung dengan Pakuwon Group menanggapi isu ini. Kementerian memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button