Pasokan Pertalite Pamekasan Aman, Pertamina Lakukan Evaluasi

Jakarta, Maret.id — PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) menjamin kelancaran penyaluran BBM, termasuk Pertalite bersubsidi, di Kabupaten Pamekasan. Langkah ini dilakukan melalui koordinasi distribusi dan penguatan pasokan.
Pada Senin, 3 Agustus 2026, terjadi antrean kendaraan di SPBU 54.693.02 akibat pasokan Pertalite yang sedang dalam proses pengiriman. “Mobil tangki yang membawa Pertalite tiba pada pukul 22.35 WIB dan 23.40 WIB,” jelas Pertamina. Selama menunggu, SPBU tetap melayani penjualan produk BBM nonsubsidi yang tersedia.
Ketegangan meningkat ketika kuota Pertalite habis setelah penjualan dibuka kembali, yang membuat sebagian masyarakat kecewa. Pertamina berkomitmen untuk mengevaluasi layanan di SPBU, termasuk pentingnya informasi kepada konsumen tentang ketersediaan stok.
Kini, kondisi operasional SPBU di Pamekasan telah kembali normal. Pertamina melakukan alih suplai dari Integrated Terminal Surabaya untuk memenuhi kebutuhan Pertalite di SPBU, mengingat stok di Fuel Terminal Camplong terbatas. “Kami terus memantau permintaan BBM di SPBU agar ketersediaan tetap terjaga,” ucap Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi.
Ahad juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat. “Kami memastikan distribusi BBM subsidi dilakukan sesuai ketentuan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,” ujarnya. Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap bijaksana dalam menerima informasi terkait pasokan BBM dan mengonfirmasi kebenarannya melalui sumber resmi.
Masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135 untuk informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan BBM atau menyampaikan keluhan terkait layanan Pertamina.





