Mensesneg Tidak Berkomentar Soal Makalah Nobel MBG dan Prabowo

Jakarta, Maret.id — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menolak berkomentar mengenai makalah yang mengusulkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kandidat Nobel. Makalah tersebut mencatut nama Prabowo Subianto sebagai penerima Nobel.
Prasetyo menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan optimal dalam mengatasi persoalan stunting di Indonesia. “Kita tidak ingin mengomentari itu. Kita mau bekerja sebaik-baiknya supaya pelaksanaan MBG itu dapat berjalan sebagaimana yang seharusnya,” ucap Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah bertujuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program ini. “Terutama dalam hal kita ingin mengatasi masalah stunting. Jadi kita enggak mau mengomentari itu,” ujar Prasetyo.
Sebelumnya, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, juga menanggapi makalah tersebut. Ia menyatakan bahwa makalah itu bukan dibuat oleh pemerintah. “Sepertinya itu bukan dari pemerintah,” kata Hasan kepada wartawan.
Hasan menambahkan bahwa ia belum bisa memastikan apakah nama Presiden dicatut dalam makalah tersebut. “Saya rasa nggak ada dari pemerintah itu ya. Nggak ada dari pemerintah, entah siapa itu, kita harus cek,” imbuhnya.





