Dampak Kemarau Yogyakarta, Dompet Dhuafa Distribusi Air Bersih

Jakarta, Maret.id — Dompet Dhuafa Cabang Yogyakarta melalui Disaster Management Center (DMC) terus mengoptimalkan pendistribusian air bersih. Ini merupakan respons terhadap krisis air bersih akibat musim kemarau di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan tersebut meliputi minum, memasak, mandi, mencuci, dan sanitasi.
Raditya Wicaksono, Penanggungjawab Distribusi Air Bersih dari Dompet Dhuafa Yogyakarta, menyampaikan, “Pada periode 23 hingga 30 Juli 2026, Dompet Dhuafa Yogyakarta melalui DMC telah mendistribusikan air bersih di 10 titik distribusi,” ujar Raditya.
Titik distribusi tersebut meliputi Dusun Songwaluh dan Dusun Kendal di Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul. Selain itu, juga di Dusun Manukan dan Dusun Pelem, Kalurahan Jepitu, serta SD Joho, Kalurahan Songbanyu, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul.
Distribusi juga dilakukan di Dusun Wunut, Dusun Petung (Gude 1), Dusun Klayu, dan Dusun Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Serta di Dusun Siluk, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul.
“Selama pelaksanaan kegiatan, Dompet Dhuafa mendistribusikan 150.000 liter air bersih menggunakan truk tangki. Air bersih disalurkan langsung ke bak penampungan umum dan kepada warga yang membawa wadah untuk menampung,” tambah Raditya. Bantuan ini telah menjangkau 3.898 jiwa yang mengalami kesulitan akses terhadap air bersih.
Distribusi dilakukan secara bertahap, berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan, kepala dusun, relawan, dan tokoh masyarakat setempat. Ini memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib, merata, dan tepat sasaran.
Kegiatan Dropping Air Bersih ini merupakan respons darurat sekaligus program kemanusiaan berkelanjutan dari Dompet Dhuafa melalui DMC. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak kekeringan dan upaya memenuhi kebutuhan dasar akses air bersih.
Tugiman, warga Dusun Siluk, mengungkapkan, “Alhamdulillah, distribusi air bersih sangat membantu kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama mandi dan air minum. Jika tidak, saya harus berjalan kaki 5-10 km untuk mencari air bersih,” ucap Tugiman.
Dompet Dhuafa berkomitmen untuk terus memantau kondisi masyarakat di wilayah terdampak. Kegiatan ini bukan hanya sebagai respons terhadap keadaan darurat tetapi juga upaya berkelanjutan dalam mendukung terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.





