Nasional

Nama Prabowo Muncul di Paper Nobel MBG, Bukan dari Pemerintah

Jakarta, Maret.id — Nama Presiden Prabowo Subianto muncul dalam makalah ilmiah yang mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kandidat Nobel Perdamaian 2026. Namun, pemerintah menyatakan bahwa makalah tersebut tidak dibuat oleh mereka.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, menyatakan pihaknya masih mengecek asal-usul makalah tersebut, termasuk pencantuman nama Presiden Prabowo. “Sepertinya itu bukan dari pemerintah,” kata Hasan kepada wartawan pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Hasan menambahkan bahwa ia belum dapat mengonfirmasi apakah nama Presiden memang dicatut dalam makalah tersebut. Ia menegaskan, verifikasi akan dilakukan sebelum memberikan informasi lebih lanjut.

“Saya rasa nggak ada dari pemerintah itu ya. Nggak ada dari pemerintah, entah siapa itu, kita harus cek,” imbuhnya.

Makalah yang menyebut program Makan Bergizi Gratis sebagai nominasi Nobel Perdamaian 2026 sempat viral di media sosial. Makalah berjudul “Nobel Peace Prize 2026 Free Meal Program by The National Nutrition Agency Building Smart Business for Food Security Industry and Indonesia’s Economic Growth” diketahui diunggah di situs papers.ssrn.com.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, M Qodari, menyatakan bahwa mereka sedang melakukan investigasi. “Lagi investigasi,” kata Qodari.

Selain itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga melakukan klarifikasi terkait surat pengajuan program MBG yang diduga melibatkan institusinya. Kapuspen Kemendagri, Benni Irawan, izinkan menyatakan bahwa surat tersebut tidak hanya mencantumkan nama Kemendagri, tetapi juga sejumlah lembaga lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button